Selain itu, vitamin A yang terkandung dalam ubi jalar juga berperan penting dalam proses sintesis hormon.
Vitamin A dikonsumsi dalam bentuk beta karoten, yang kemudian dikonversi menjadi vitamin A dalam tubuh.
Vitamin A sangat penting untuk kesehatan sistem reproduksi dan juga berperan dalam mendukung proses kehamilan yang sehat.
4. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Sistem kekebalan tubuh yang kuat sangat penting untuk melindungi tubuh dari serangan virus, bakteri, dan penyakit lainnya. Ubi jalar mengandung vitamin C dan beta-karoten yang berfungsi sebagai antioksidan kuat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
Beta-karoten, yang memberikan warna oranye cerah pada ubi jalar, adalah bentuk provitamin A yang dapat membantu tubuh dalam menghasilkan vitamin A.
Vitamin A memiliki peran utama dalam menjaga kesehatan kulit, memperbaiki penglihatan, serta mendukung sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, vitamin C dalam ubi jalar membantu memperbaiki jaringan tubuh yang rusak dan meningkatkan produksi sel-sel darah putih, yang sangat penting untuk melawan infeksi.
5. Mengatasi Peradangan
Peradangan kronis dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, arthritis, dan beberapa jenis kanker.
Ubi jalar memiliki sifat anti-inflamasi berkat kandungan kolin dan antioksidan yang dimilikinya.
Kolin, yang ditemukan dalam ubi jalar, berfungsi untuk mempertahankan struktur membran sel, membantu transmisi impuls saraf, dan mengurangi peradangan.
Sebuah studi menunjukkan bahwa ekstrak ubi jalar ungu memiliki efek anti-inflamasi yang signifikan, yang dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
6. Menjaga Kesehatan Mata
Ubi jalar juga bermanfaat untuk kesehatan mata. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan masalah penglihatan, bahkan kebutaan malam.
Vitamin A diperlukan untuk menjaga kesehatan retina, yang berfungsi untuk menerima dan memproses cahaya yang masuk ke mata.