KPU Menjamin Kesehatan KPPS Pemilu 2024

Senin 01 Jan 2024 - 18:31 WIB
Reporter : Popa Delta
Editor : Isro Antoni

"Kalau tidak sehat, tidak bisa menjadi anggota KPPS. Akan tetapi bagi yang sehat dengan catatan, yang perlu atensi itu akan dimonitor Dinas Kesehatan," jelasnya.

BACA JUGA: Pemilih Bimbang : Penentu Jalannya Pilpres 2024

BACA JUGA:Vidio Ajak Warga Memilih Calon Tertentu Viral, Bawaslu Ogan Ilir Akhirnya Periksa Kades AP

Pemeriksaan kesehatan wajib dilakukan petugas KPPS secara komprehensif di puskesmas seluruh DKI Jakarta. Pemeriksaan kesehatan ini tanpa dipungut biaya.

Selain itu, untuk mengantisipasi petugas KPPS kelelahan, KPU DKI meminta Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyediakan dua sampai tiga ambulans yang siaga di setiap kecamatan.

Sebelum hari pemungutan suara, KPU DKI bersama dengan Dinas Kesehatan juga melakukan pemetaan berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan untuk memantau jumlah petugas yang rawan sakit.

KPU DKI juga menyarankan untuk memberikan suplemen kesehatan, mengingat beban kerja petugas KPPS yang tinggi selama 36-48 jam saat hari dan pascapemungutan suara.

 

BACA JUGA:Vidio Ajak Warga Memilih Calon Tertentu Viral, Bawaslu Ogan Ilir Akhirnya Periksa Kades AP

BACA JUGA:Mawardi Optimis, Prabowo-Gibran Raih Kemenangan Gemilang di Sumsel, 60 Persen Suara

Syarat menjadi KPPS, KPU RI mengumumkan akan merekrut sebanyak 5,7 juta anggota KPPS untuk Pemilu 2024 yang tersebar di 820.161 tempat pemungutan suara (TPS).

Untuk KPPS di luar negeri, KPU merekrut sebanyak 12.765 petugas berupa warga negara Indonesia (WNI) yang merupakan perwakilan di 128 negara atau wilayah.

Sementara, KPU DKI Jakarta membutuhkan sebanyak 215.362 petugas KPPS untuk Pemilu 2024.

Masing-masing KPPS nantinya akan berisi tujuh orang petugas, yaitu satu orang ketua dengan enam anggota yang biasanya berasal dari masyarakat sekitar TPS.

KPPS biasanya paling lama dibentuk 14 hari sebelum pelaksanaan Pemilu dan dibubarkan paling lama 1 bulan setelah pemilu.

BACA JUGA:Kasus Kades Viral Ajak Warga Pilih Calon Tertentu, Bawaslu Ogan Ilir Periksa Pelapor dan Saksi

Kategori :