Telur rebus kaya akan selenium dan vitamin A, yang keduanya berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh tetap optimal.
Konsumsi telur rebus dapat membantu melindungi tubuh dari berbagai infeksi dan penyakit.
Salah satu alasan telur rebus begitu populer adalah fleksibilitasnya dalam berbagai hidangan.
Telur rebus dapat dimakan langsung dengan sedikit garam, dijadikan topping pada salad, atau sebagai bahan tambahan dalam sup dan sandwich.
Untuk menjaga kandungan nutrisinya, berikut beberapa tips memasak telur rebus yang sehat:
Gunakan air mendidih untuk merebus telur selama 8-10 menit untuk tingkat kematangan sempurna.
Hindari penggunaan minyak atau mentega saat menyajikan telur rebus agar tetap rendah kalori.
Simpan telur rebus dalam wadah kedap udara jika tidak langsung dikonsumsi, dan habiskan dalam 2-3 hari.
Telur Rebus dalam Budaya Kuliner Indonesia
Di Indonesia, telur rebus sering menjadi bagian dari berbagai hidangan tradisional.
Misalnya, dalam soto, telur rebus menjadi pelengkap yang menambah cita rasa dan nilai gizi.
Begitu pula pada makanan khas seperti gudeg Yogyakarta, telur rebus dimasak bersama kuah santan dan gula merah, menciptakan rasa manis dan gurih yang khas.
Selain itu, telur rebus juga sering digunakan dalam berbagai upacara adat atau perayaan sebagai simbol kesuburan dan kehidupan.
Hal ini menunjukkan bahwa telur rebus tidak hanya menjadi sumber makanan, tetapi juga bagian dari tradisi budaya Indonesia.
Meskipun memiliki banyak manfaat, ada beberapa mitos yang berkembang seputar konsumsi telur rebus.
Salah satunya adalah anggapan bahwa makan telur terlalu banyak dapat meningkatkan kadar kolesterol secara signifikan.