Beberapa langkah yang diambil antara lain:
1. Operasi Pasar
Pemerintah terus menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga pangan, terutama beras, cabai, dan minyak goreng.
2. Subsidi dan Insentif bagi Petani
Diberikan bantuan berupa pupuk subsidi dan akses permodalan bagi petani guna meningkatkan hasil panen.
3. Optimalisasi Distribusi Pangan
Pemerintah bekerja sama dengan Bulog untuk memperlancar distribusi pangan ke wilayah-wilayah yang mengalami kenaikan harga signifikan.
Fluktuasi harga pangan ini berdampak pada daya beli masyarakat.
Kenaikan harga cabai dan bawang merah, misalnya, membuat sebagian konsumen mengurangi pembelian atau mencari alternatif bahan masakan lain.
Sementara itu, para pedagang juga mengalami tantangan dalam menentukan harga jual agar tetap kompetitif tanpa merugikan konsumen maupun diri mereka sendiri.
Di tengah kondisi ini, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja dan memanfaatkan program bantuan pangan yang disediakan pemerintah.
Dengan adanya transparansi informasi harga melalui PIHPS, konsumen dapat lebih mudah memantau perkembangan harga di pasaran dan merencanakan pengeluaran mereka dengan lebih baik.
Secara keseluruhan, harga pangan di pasar nasional masih menunjukkan tren fluktuatif.
Beberapa komoditas seperti cabai dan bawang merah mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, sementara komoditas lain seperti gula pasir dan minyak goreng relatif stabil.
Pemerintah terus berupaya untuk menstabilkan harga pangan dengan berbagai kebijakan strategis guna menjaga daya beli masyarakat dan mencegah inflasi yang terlalu tinggi.
Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap perubahan harga dan memanfaatkan berbagai sumber informasi untuk mendapatkan harga pangan yang lebih terjangkau.