Sejarah Toyota Hilux : Dari Generasi Pertama hingga Era Hilux Rangga

Sejarah Toyota Hilux : Dari Generasi Pertama hingga Era Hilux Rangga- Foto: Wikipedia-
Mirip dengan generasi sebelumnya, Hilux generasi kedua tetap mempertahankan desain klasik dengan lampu depan ganda dan spion tanduk di ujung kap mesin.
Peningkatan utama ada pada wheelbase yang lebih panjang dan varian mesin lebih bertenaga, termasuk varian Highway yang dirancang untuk jalan tol dengan mesin 1.968 cc bertenaga 105 PS serta transmisi otomatis 3-speed.
BACA JUGA:Legenda Gran Turismo : BMW M635 CSi, Perpaduan Sempurna antara Kecepatan dan Kemewahan
BACA JUGA:Maka Motors Cavalry : Motor Listrik Ramah Kantong, Isi Daya Penuh Tak Sampai Rp10 Ribu !
3. Hilux Generasi Ketiga (1978-1983) – Masuk ke Pasar Global
Di generasi ini, Toyota mulai meningkatkan kenyamanan Hilux agar lebih cocok untuk penggunaan di perkotaan. Hadirnya opsi penggerak 4WD pada tahun 1979 menjadikan Hilux lebih andal di segala medan.
Mesin diesel 2.188 cc mulai diperkenalkan, memberikan tenaga 72 PS dan torsi 142 Nm, menjadikannya pilihan utama di sektor komersial.
Pada tahun 1981, Toyota juga merilis varian Double Cabin (D-Cab), yang kemudian menjadi ciri khas Hilux modern.
4. Hilux Generasi Keempat (1983-1997) – Transformasi Menuju SUV
Pada tahun 1984, Toyota memperkenalkan Hilux Surf, model SUV yang berbasis pada Hilux.
Generasi keempat ini hadir dengan desain lebih modern, termasuk lampu kotak, bumper plastik hitam, dan sepatbor lebih kokoh.
Mesin diesel 2.446 cc memberikan tenaga 76 PS dengan torsi 155 Nm.
5. Hilux Generasi Kelima (1988) – Dari Kendaraan Niaga ke Recreational Vehicle (RV)
Hilux mulai mengalami perubahan signifikan dengan desain lebih modern dan kabin yang lebih nyaman, menyesuaikan tren kendaraan rekreasi (RV) di Jepang.
Suspensi independen diperkenalkan pada varian Double Cabin (D-Cab) untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.