Kejari Muba Geledah Disnakertrans Sumsel : Terkait Dugaan Pemalsuan Pengadaan Tanah Tol Betung-Tempino

Tim penyidik Kejari Muba saat menggeledah kantor Disnakertran Sumsel.-Foto : Romi-
KORANPALPOS.COM - Tim penyidik pidana khusus Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin (Kejari Muba) kembali melakukan penggeledahan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan tanah jalan tol Betung-Tempino Jambi tahun 2024.
Penggeledahan ini dilakukan di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (27/2/2025) pukul 09.00 WIB.
Kepala Kejaksaan Negeri Muba Roy Riady SH MH mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk kepentingan penyidikan dalam rangka mengungkap dugaan pemalsuan buku atau daftar khusus yang digunakan dalam pemeriksaan administrasi terkait pengadaan tanah proyek jalan tol tersebut.
"Kegiatan penggeledahan dan penyitaan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Penyidikan Nomor: PRINT-246/L.6.16/Fd.1/02/2025 tanggal 17 Februari 2025 dan Surat Penetapan dengan Nomor 8/PenPid.Sus-TPK-GLD/2025/PN Plg Tanggal 25 Februari 2025," ujar Roy.
BACA JUGA:Kedapatan Bawa Senpi Rakitan, Pria Asal Lubai Ditangkap Tim Macan Polsek RKT
BACA JUGA:Rusak Generasi dan Bikin Resah Warga: Polisi Tindak Kampung Narkoba Serdang Menang OKI!
Dalam penggeledahan tersebut, tim penyidik menyita sejumlah barang bukti penting berupa satu buah buku tamu, satu bundel dokumen lahan, satu bundel lembar disposisi, serta berbagai dokumen pendukung lainnya.
Barang-barang ini diduga memiliki kaitan erat dengan proses pengadaan tanah proyek jalan tol yang saat ini tengah diselidiki.
Roy menambahkan, penggeledahan ini merupakan bagian dari upaya Kejari Muba untuk mengumpulkan bukti-bukti konkret guna menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan praktik pemalsuan dokumen dalam pengadaan lahan.
"Kami berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan profesional. Barang bukti yang telah disita akan menjadi dasar untuk pengembangan penyidikan lebih lanjut," jelasnya.
BACA JUGA:Mahasiswi di OKU Nekat Jadi Bandar Sabu dan Ekstasi
BACA JUGA:Astaga ! Remaja Putri di Ogan Ilir Ini Dirudapaksa Ayah Kandung
Menurut informasi yang dihimpun, proyek pembangunan jalan tol Betung-Tempino Jambi merupakan salah satu proyek strategis nasional yang diharapkan dapat mempercepat konektivitas antarwilayah di Sumatera Selatan dan Jambi.
Namun, proyek ini diduga diwarnai dengan praktik pemalsuan dokumen yang melibatkan sejumlah oknum.