Kekalahan ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi Jay Idzes dalam debutnya bersama Sassuolo. Meski gagal membawa tim meraih poin, kehadirannya di lini belakang memberi warna baru bagi permainan I Neroverdi.
BACA JUGA:Alvarez Selamatkan Celta Vigo dari Kekalahan
Sementara itu, Emil Audero kembali menunjukkan kualitasnya sebagai penjaga gawang andalan, meski sempat kebobolan dua gol.
Pertemuan dua pilar Timnas Indonesia di Serie A jelas menjadi kebanggaan tersendiri bagi pecinta sepak bola Tanah Air. Setelah sebelumnya Idzes mencatat debut Serie A bersama Venezia pada 25 Agustus 2024 melawan Fiorentina, kini ia kembali mencetak sejarah dengan tampil di klub berbeda.
Bagi Sassuolo, debut Idzes diyakini akan menjadi awal dari kontribusi pentingnya sepanjang musim. Sedangkan bagi Audero, kemenangan ini mengukuhkan perannya sebagai salah satu kiper yang konsisten di liga Italia.
Laga Sassuolo kontra Cremonese ini membuktikan bahwa pemain Indonesia kini tidak hanya hadir di kompetisi top Eropa, tetapi juga mampu menjadi pemain inti dan berhadapan langsung satu sama lain di level tertinggi. Sebuah momentum yang patut diapresiasi dan menjadi motivasi bagi generasi muda sepak bola Indonesia.