Ricuh di Kantor Desa Bailangu Timur, Tiga Orang Alami Luka

Pihak kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian Perkara -foto:dokumen palpos-

KORANPALPOS.COM - Keributan berujung penganiayaan disertai penusukan terjadi di Kantor Desa Bailangu Timur, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 15.05 WIB. 

Peristiwa yang melibatkan perangkat desa dan warga tersebut menyebabkan tiga orang mengalami luka dan harus mendapat perawatan intensif di RSUD Sekayu.

Kapolsek Sekayu AKP Rama Yudha melalui Kasi Humas Polres Muba AKP S Hutahaen mengatakan peristiwa penganiayaan terjadi di lingkungan kantor desa dan saat ini pihak kepolisian sudah melakukan penanganan awal di lokasi kejadian maupun di rumah sakit.

BACA JUGA:Dua Warga OKI Ditangkap Atas Dugaan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika, Satu Meninggal Dunia

BACA JUGA:Penodongan Viral di Medsos, Ini Langkah Cepat Polsek Lais

"Peristiwa bermula ketika Patra, warga Bailangu Timur, datang ke kantor desa diduga sudah membawa senjata tajam dan menanyakan keberadaan Kepala Desa Bailangu Timur, Herman Sawiran,"kata S Hutahaen.

Tidak lama kemudian terjadi pertengkaran di ruang kerja kepala desa. Staf desa, Boby Apriansyah, yang berusaha melerai pertengkaran tersebut ikut mengalami luka.

Akibat kejadian itu, baik Patra, Herman Sawiran selaku kepala desa, maupun Boby Apriansyah mengalami luka pada beberapa bagian tubuh.

BACA JUGA:Datangkan Artis di HUT ke-22 Ogan Ilir, Bupati Panca Wijaya Akbar Dapat Kritik Tajam Warganet

BACA JUGA:Seorang Residivis di Prabumulih Kembali Ditangkap, Usai Curi Honda Beat Street di Padat Karya

"Ketiganya segera dievakuasi oleh perangkat desa dan warga ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Sekayu. Dari keterangan sementara, dugaan pemicu keributan berkaitan dengan kembali beroperasinya aktivitas galian C yang berada di bantaran Sungai Musi,"ungkapnya.

Aktivitas tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan longsor dan disebut menjadi sumber cekcok. Baik Patra maupun Herman Sawiran diketahui memiliki hubungan keluarga, yakni paman dan keponakan.

"Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan. Anggota sudah melakukan cek TKP dan memintai keterangan saksi-saksi. Para korban maupun terduga pelaku saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sekayu,"jelasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan