Mulai 1 September, Bus DAMRI Prabumulih Resmi Pindah Mangkal ke PTM 1

Mulai 1 September, Bus DAMRI Prabumulih Resmi Pindah Mangkal ke PTM 1-foto:dokumen palpos-

KORANPALPOS.COM - Kabar gembira bagi warga Kota Prabumulih yang kerap menggunakan jasa transportasi bus DAMRI.

Terhitung mulai 1 September 2025 mendatang, lokasi mangkal atau titik keberangkatan bus DAMRI resmi pindah dari kawasan Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat tepatnya di depan Koramil 404-02/Prabumulih ke kawasan Pasar Tradisional Modern (PTM) 1, atau yang lebih dikenal dengan sebutan eks Terminal Pasar Prabumulih.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Walikota Prabumulih, H Arlan, belum lama ini.

BACA JUGA:Inovasi Thorped Pertamina Hulu Rokan Raih Penghargaan Emas di Ajang Internasional Guangzhou, China

BACA JUGA:Asosiasi Pertambangan Bangun Kembali Jembatan Muara Lawai-B

Menurutnya, pemindahan titik mangkal DAMRI ke PTM 1 merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan transportasi publik kepada masyarakat.

“Dengan dipindahkannya tempat mangkal bus DAMRI ke PTM 1, kita berharap pelayanan semakin dekat dengan masyarakat yang biasa menggunakan DAMRI. Selain itu, keberadaan DAMRI juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi di kawasan PTM,” ujar H Arlan.

Selama bertahun-tahun, bus DAMRI yang melayani trayek dari dan menuju Prabumulih biasanya mangkal di depan Koramil 404-02/Prabumulih di Jalan Jenderal Sudirman.

BACA JUGA:Ogan Ilir Raih Penghargaan BAZNAS Awards 2025 Kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia

BACA JUGA:Ayo Segera Daftar : PT Hindoli Buka Lowongan Kerja di Sektor Perkebunan

Lokasi tersebut cukup strategis karena berada di jalur lintas, namun dinilai kurang ideal karena jauh dari pusat kota.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Prabumulih bersama pihak DAMRI berinisiatif memindahkan titik keberangkatan ke PTM 1, yang sejak beberapa tahun terakhir memang difungsikan sebagai pusat perdagangan sekaligus terminal penumpang.

Pemindahan ini diharapkan tidak hanya memperbaiki tata kelola transportasi kota, tetapi juga menjadi solusi dalam mengoptimalkan fungsi PTM yang sempat mengalami penurunan aktivitas.

BACA JUGA:Pemkab Muba Audiensi ke Pemprov Sumsel Bahas Batas Wilayah dengan Muratara dan Muaro Jambi

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan