Jembatan Enim II Terancam Ambruk, BBPJN Sumsel Evaluasi Angkutan Tonase Besar

Dua besi gelagar Jembatan Enim II patah akibat beban kendaraan angkutan batubara over load melintas.-Foto : Ozi-

Dijelaskannya, bahwa jembatan itu bangun dapat bertahan sampai  50 tahun tetapi dalam 50 tahun itu tidak dibiarkan begitu saja dan ada dipemeliharaan secara terus menerus.

Artinya, perbaikan pasti ada.

"Kalau mau di upgrade ada standar desain jembatan diantaranya padatnya kendaraan yang melintas di jalan Nasional itu berpengaruh juga" jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Muara Enim Suherman, mengatakan Balai Besar Jalan dan Jembatan telah melakukan pengecekan kondisi dan kapasitas jembatan.

Setelah dilakukan pengecekan nanti pihak Balai Besar Jalan dan Jembatan dapat melakukan  langkah-langkah perbaikan.

"Proses perbaikan itu membutuhkan waktu butuh kerjasama dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas untuk menginformasikan himbauan kepada masyarakat  kemampuan kendaraan yang melintas di jembatan tersebut," ujarnya.

Terkait teknis perbaikan Balai Besar Jalan dan Jembatan dalam beberapa waktu kedepan meminta tim kajian khusus teknis untuk dilakukan perbaikan Jembatan Enim tersebut. 

Lanjut Suherman, untuk antisipasi sementara pihaknya sudah melapor ke Seketaris Daerah Ir Yulius MSi, untuk mengundang transportir angkutan batubara.

"Besok (Kamis, red) di rapatkan di pimpin langsung oleh Sekda, mungkin pembahasan salah satunya pengaturan pembatasan melintas angkutan batubara di jembatan, pengaturan jarak dan pengaturan beban muatan," terangnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan