Ajarkan Anak Berpuasa dengan Menyenangkan

Ilustrasi anak berbuka puasa.-foto:dokumen palpos-

Pilihlah makanan yang kaya akan protein, serat, dan karbohidrat kompleks agar anak tetap berenergi sepanjang hari.

Memberikan apresiasi kepada anak yang berhasil menjalankan puasa, baik setengah hari maupun penuh, juga menjadi faktor penting dalam membangun motivasi mereka.

Bentuk apresiasi tidak harus berupa hadiah besar, tetapi bisa berupa pujian, pelukan, atau kegiatan menyenangkan bersama keluarga.

“Misalnya, setelah berbuka puasa, orang tua bisa mengajak anak menonton film favoritnya atau membaca buku cerita sebelum tidur sebagai bentuk apresiasi,” katanya.

Selain itu, orang tua juga bisa membuat tabel pencapaian puasa untuk anak.

Setiap kali anak berhasil menjalankan puasanya, mereka bisa mendapatkan bintang atau stiker sebagai penghargaan kecil.

Ini akan membuat anak merasa bangga dengan usaha mereka dan semakin termotivasi untuk melanjutkan puasa.

Selain mengajarkan anak tentang cara berpuasa, orang tua juga perlu menjelaskan makna di balik ibadah ini.

Menurut Sani, puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran, rasa syukur, dan kepedulian terhadap sesama.

Orang tua bisa mengajarkan nilai-nilai ini melalui cerita-cerita islami yang sesuai dengan usia anak.

“Bacakan kisah-kisah inspiratif tentang Nabi dan sahabat yang mengajarkan tentang keutamaan puasa dan berbagi dengan sesama,” sarannya.

Selain itu, mengajak anak untuk ikut serta dalam kegiatan sosial, seperti berbagi makanan dengan tetangga atau orang yang membutuhkan, juga dapat membantu mereka memahami pentingnya kepedulian terhadap sesama selama bulan Ramadhan.

Mengajarkan anak berpuasa dengan cara yang menyenangkan akan membantu mereka menjalani ibadah ini dengan penuh semangat dan kebahagiaan.

Dengan menciptakan suasana yang positif, menghindari tekanan, mengalihkan perhatian anak dengan kegiatan menarik, serta memberikan apresiasi atas usaha mereka, anak akan lebih termotivasi untuk berpuasa.

Selain itu, memberikan pemahaman tentang makna puasa sejak dini akan membentuk karakter anak agar lebih sabar, bersyukur, dan peduli terhadap sesama.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan