Usai Lintasi Banjir, Pancing Rem Mobil Agar Bisa Prima Kembali : Ikuti Langkah-langkah Berikut !

Pengendara mobil dan delman melintasi genangan air di Jalan Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara-FOTO : ANTARA-
Jika air masuk ke dalam ruang bakar mesin melalui saluran udara (air intake), maka dapat menyebabkan water hammer.
Water hammer terjadi ketika piston menabrak air yang tidak bisa dimampatkan, sehingga dapat menyebabkan kerusakan serius pada mesin, seperti piston yang bengkok atau bahkan blok mesin yang retak.
2. Masalah pada Sistem Kelistrikan
Air yang masuk ke bagian kelistrikan kendaraan dapat mengganggu berbagai sensor, menyebabkan korsleting, atau bahkan merusak ECU (Electronic Control Unit) yang berfungsi sebagai otak kendaraan.
3. Korosi pada Komponen Kendaraan
Genangan air yang bercampur dengan lumpur dan kotoran dapat menyebabkan korosi pada bagian-bagian penting kendaraan, seperti rem, knalpot, dan suspensi.
Oleh karena itu, sangat disarankan untuk segera mencuci kendaraan setelah melewati banjir guna menghindari penumpukan kotoran yang dapat mempercepat proses korosi.
Untuk memastikan kendaraan tetap dalam kondisi prima setelah melewati genangan air, pengendara sebaiknya melakukan beberapa langkah perawatan berikut:
1. Cek dan Bersihkan Filter Udara
Jika filter udara basah atau kotor akibat melewati banjir, sebaiknya segera dibersihkan atau diganti dengan yang baru agar mesin tetap mendapatkan aliran udara yang optimal.
2. Periksa Oli Mesin dan Transmisi
Pastikan oli mesin dan oli transmisi tidak bercampur dengan air.
Jika warna oli berubah menjadi kecoklatan atau seperti susu, segera lakukan penggantian oli untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
3. Cuci dan Keringkan Kendaraan
Membersihkan kendaraan secara menyeluruh setelah melintasi banjir sangat penting untuk menghindari penumpukan lumpur dan mencegah korosi pada bagian bawah kendaraan.