Peringatan dini ini mencakup informasi mengenai daerah-daerah yang diprediksi akan mengalami hujan lebat, angin kencang, maupun potensi banjir dan longsor.
Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan, BMKG juga bekerjasama dengan berbagai instansi terkait seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, dan komunitas lokal untuk menyusun rencana mitigasi bencana yang komprehensif.
Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai tindakan yang perlu diambil saat menghadapi cuaca ekstrem juga menjadi fokus utama.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca BMKG Kamis 16 Mei 2024 : 19 Provinsi Diguyur Hujan Lebat !
Masyarakat memiliki peran penting dalam menghadapi dan mengurangi dampak dari cuaca ekstrem. Kesadaran dan kesiapsiagaan individu dan komunitas dapat membantu meminimalkan risiko bencana.
Beberapa langkah yang bisa diambil oleh masyarakat antara lain:
1. Memantau Informasi Cuaca
Selalu mengikuti informasi cuaca terbaru dari BMKG dan instansi terkait untuk mengetahui prakiraan cuaca dan potensi bencana yang mungkin terjadi.
2. Menyiapkan Perlengkapan Darurat
Memiliki perlengkapan darurat seperti senter, makanan kering, air bersih, obat-obatan, dan pakaian hangat untuk digunakan saat terjadi bencana.
3. Mengamankan Rumah dan Lingkungan
Memastikan rumah dan lingkungan sekitar aman dari potensi banjir, longsor, dan angin kencang. Misalnya dengan membersihkan saluran air, memperkuat struktur bangunan, dan memangkas pohon yang berpotensi tumbang.
4. Mengenali Tanda-tanda Bahaya
Mengenali tanda-tanda bahaya seperti kenaikan permukaan air, tanah yang mulai retak, dan perubahan cuaca yang drastis, serta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika diperlukan.
5. Mengikuti Arahan dan Instruksi Resmi