Sidang BoP Diharap Bela Palestina

Selasa 17 Feb 2026 - 21:40 WIB
Reporter : Popa Delta
Editor : Diansyah

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk memanfaatkan forum internasional Board of Peace (BoP) sebagai panggung diplomasi guna menekan penghentian kekerasan terhadap warga Palestina.

Permintaan itu disampaikan menjelang kehadiran kepala negara dalam rapat perdana BoP di Washington DC, Amerika Serikat.

Menurut Sukamta, Indonesia harus tampil tegas dalam menyuarakan perlindungan maksimal bagi warga sipil di Gaza dan wilayah Palestina lainnya.

BACA JUGA:Polemik Pengembalian UU KPK Lama

BACA JUGA:Evaluasi Rekrutmen Pilkada Demi Cegah Korupsi Daerah

Ia menilai situasi keamanan yang terus memburuk tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa tekanan nyata dari komunitas internasional.

“Penghentian kekerasan adalah langkah awal yang tidak bisa ditawar untuk membuka jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan,” ujarnya di Jakarta, Senin.

Legislator dari Komisi I yang membidangi urusan luar negeri dan pertahanan itu menekankan bahwa stabilitas keamanan menjadi fondasi utama dalam proses rekonstruksi dan pemulihan pascakonflik.

BACA JUGA:Pemdes Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

BACA JUGA:Wapres Gibran Soroti Kerukunan Imlek

Tanpa jaminan keamanan, berbagai inisiatif kemanusiaan maupun pembangunan kembali infrastruktur di Gaza dinilai sulit berjalan optimal.

Ia juga meminta pemerintah kembali menegaskan sikap konsisten Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara.

Skema tersebut, lanjutnya, harus dijalankan secara adil, bermartabat, dan sejalan dengan hukum internasional. Forum BoP dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

BACA JUGA:MBG Dinilai Dongkrak Lapangan Kerja

BACA JUGA:Koalisi Permanen dengan Rakyat

Kategori :

Terkait

Rabu 08 Jul 2026 - 20:55 WIB

Danantara Bongkar Dugaan Fraud Pos

Selasa 07 Jul 2026 - 18:52 WIB

Gaji Guru PPPK Diusul Terpusat

Minggu 05 Jul 2026 - 20:51 WIB

KUHP Baru Perkuat Akuntabilitas Korporasi