BPBD Kota Makassar menyebut nilai kerugian materi akibat kerusuhan ini ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Selain 67 mobil dan beberapa motor yang terbakar, bagian dalam gedung DPRD juga mengalami kerusakan berat, terutama pada ruang sidang utama dan beberapa ruang kerja.
Tim teknis BPBD bersama Dinas PU Kota Makassar sedang melakukan asesmen untuk memastikan keamanan struktur bangunan pasca kebakaran.
Tragedi kerusuhan dan pembakaran Kantor DPRD Kota Makassar menjadi salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah pemerintahan kota.
Dengan korban jiwa, puluhan korban luka, serta puluhan kendaraan hangus terbakar, peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat.
BPBD menegaskan, asesmen dan pemulihan akan terus dilakukan. Sementara aparat keamanan berkomitmen untuk mengusut tuntas penyebab kerusuhan, mencari dalang provokasi, dan mencegah terulangnya tragedi serupa.
“Kami berharap semua pihak menahan diri. Mari kita ciptakan situasi Makassar yang aman dan kondusif. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang,” tutup Tahar, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar.