pasangan elit dunia, termasuk duel panas antara An Se Young (Korea Selatan) melawan Chen Yufei (China) serta laga sektor ganda putra yang mempertemukan juara dunia asal Korea, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dengan ganda Denmark, Astrup/Rasmussen.
BACA JUGA:Resmi! Eliano Reijnders Susul Thom Haye, Gabung Persib Bandung
Kini, harapan besar terletak pada Putri Kusuma Wardani. Jika berhasil melangkah ke final, ia akan menjadi tunggal putri Indonesia pertama yang tampil di partai puncak Kejuaraan Dunia sepanjang sejarah. Sebuah peluang emas yang bisa mengangkat kembali pamor sektor tunggal putri Indonesia di level dunia.
Apapun hasil semifinal nanti, satu hal sudah pasti: Putri Kusuma Wardani telah mengukir sejarah dan mengembalikan senyum bagi bulutangkis Indonesia.