Ekonomi Nasional Butuh Permainan Tim

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi bersama Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad (kiri) dan Wakil Ketua DEN, Mari Elka Pangestu (kanan) saat konferensi pers di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (29/6/2025).-Foto: Antara-

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pengelolaan perekonomian nasional membutuhkan kerja sama yang solid antarlembaga, layaknya sebuah tim sepak bola yang hanya dapat meraih kemenangan apabila seluruh pemain menjalankan peran masing-masing dengan baik.

Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo usai mengikuti rapat koordinasi bersama DPR RI, Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Forum tersebut membahas berbagai tantangan ekonomi nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.

BACA JUGA:Demokrat Siap Kawal Agenda Pembangunan

BACA JUGA:Temulawak: Rempah Asli Indonesia yang Kaya Khasiat, Dari Detoksifikasi Hingga Turunkan Resiko Kanker

Menurut Prasetyo, tantangan ekonomi saat ini tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi saja.

Seluruh pemangku kepentingan harus memiliki kesamaan pandangan, saling bertukar informasi, dan mengambil langkah yang saling melengkapi agar kebijakan yang diterapkan mampu memberikan hasil optimal.

Ia mengibaratkan pengelolaan ekonomi seperti sebuah pertandingan sepak bola. Dalam sebuah tim, setiap pemain memiliki posisi dan tugas yang berbeda, namun seluruhnya bergerak menuju tujuan yang sama.

BACA JUGA:Demonstrasi Mahasiswa Wujud Kontrol Demokrasi

BACA JUGA:Evaluasi Ketat Pasca Tragedi Latsarmil

Hal serupa berlaku dalam pengambilan kebijakan ekonomi, di mana koordinasi antara kebijakan fiskal, moneter, hingga sektor riil menjadi faktor penentu keberhasilan.

"Karena saat ini juga sedang berlangsung Piala Dunia, mengelola ekonomi bisa diibaratkan seperti sebuah tim sepak bola. Semua pihak harus bekerja sama agar tujuan bersama dapat tercapai," ujar Prasetyo.

Ia menambahkan, berbagai persoalan ekonomi, termasuk pengendalian harga energi seperti gas, membutuhkan penyelesaian yang melibatkan banyak kementerian dan lembaga.

BACA JUGA:Demonstrasi Mahasiswa Wujud Kontrol Demokrasi

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan