DPR Minta BI Jaga Rupiah
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menjawab pertanyaan media dalam wawancara cegat (doorstop).-Foto: Antara-
JAKARTA - Komisi XI DPR RI menaruh harapan besar kepada Bank Indonesia (BI) agar mampu terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah pada level yang moderat.
Nilai tukar yang stabil dinilai penting karena mencerminkan kekuatan fundamental dan kapasitas ekonomi nasional di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menegaskan bahwa menjaga stabilitas rupiah memang bukan tugas yang mudah.
BACA JUGA:Pemerintah Targetkan RPP Jabatan Polisi Aktif
BACA JUGA:Diaspora Harap Prabowo Buka Investasi RI
Namun demikian, ia menilai perekonomian Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk menghadapi tekanan eksternal.
Hal tersebut disampaikannya kepada awak media usai menghadiri acara Penyerahan Dana Korban Scam oleh Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) di Gedung AA Maramis, Jakarta, Rabu.
Menurut Misbakhun, indikator makroekonomi Indonesia menunjukkan kondisi yang relatif solid.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Sambut Raja Charles III di Lancaster House, Bahas Konservasi Lingkungan
BACA JUGA:Penerapan E-Voting Harus Masuk Landskap Politik Nasional
Pertumbuhan ekonomi nasional secara tahunan berada di kisaran 4,8 hingga 5 persen, sementara tingkat inflasi tetap terkendali. Kondisi tersebut menjadi sinyal positif bahwa stabilitas ekonomi domestik masih terjaga dengan baik.
Dari sisi eksternal, Misbakhun menyebut cadangan devisa Indonesia berada pada posisi yang kuat, didukung oleh surplus neraca perdagangan serta transaksi berjalan yang positif.
Selain itu, kinerja neraca pembayaran secara keseluruhan juga menunjukkan kondisi yang sehat, sehingga memberikan bantalan bagi perekonomian nasional.
BACA JUGA:BGN Tingkatkan Kualitas SPPG MBG 2026