DPR Ingatkan RS Jangan Abaikan Pasien

Ketua DPR RI Puan Maharani saat konferensi pers bersama jajaran Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal, Sufmi Dasco Ahmad, dan Saan Mustopa, di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (25/11/2025).-Foto: Antara-

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menegaskan agar seluruh rumah sakit di Indonesia, terutama yang berada di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), tidak lagi mengabaikan pelayanan kepada masyarakat.

Peringatan keras ini disampaikan Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyusul kasus tragis ibu hamil di Papua yang diduga ditolak oleh beberapa rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia.

Puan menilai peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang tidak boleh terulang. Menurutnya, DPR RI akan meminta komisi terkait untuk segera mengevaluasi sistem pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas.

BACA JUGA:PPUU DPD RI Dalami Disharmonisasi Regulasi Daerah untuk Perkuat Reformasi UU Pemda

BACA JUGA:Asta Cita Menuju Indonesia Maju

“Kasus di Papua harus menjadi pembelajaran penting. Jangan sampai ada lagi masyarakat yang tidak ditangani atau terlambat mendapatkan layanan kesehatan,” ujar Puan usai mengikuti rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.

Ia juga menekankan agar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat pengawasan terhadap rumah sakit serta melakukan evaluasi menyeluruh, sehingga pelayanan kesehatan dapat diberikan secara cepat dan tepat tanpa diskriminasi.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto turut memberikan perhatian serius terhadap insiden tersebut.

BACA JUGA:Mendagri Minta Karang Taruna Jadi Motor Perubahan Desa

BACA JUGA:Anwar Iskandar Kembali Pimpin MUI 2025–2030, Terpilih Lewat Musyawarah Formatur

Melalui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Presiden memerintahkan agar dilakukan audit terhadap seluruh rumah sakit di Provinsi Papua, untuk mencari tahu penyebab terjadinya penolakan pasien yang berujung fatal.

Tito menyampaikan bahwa setelah rapat terbatas dengan Presiden, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhiri.

Ia meminta pemerintah daerah untuk memastikan kondisi keluarga korban dan memberikan pendampingan serta bantuan yang dibutuhkan.

BACA JUGA:Gibran di G20 Tegaskan Program MBG sebagai Investasi Strategis Bangsa

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan