Jaga Kondusifitas: Polres Lubuklinggau Rangkul Ojol Lewat Doa Bersama dan Aksi Sosial

Usai doa bersama untuk Affan Kurniawan (driver ojol) korban kendaraan taktis Brimob, Polisi bagi-bagi nasi kotak.-foto:dokumen palpos-
KORANPALPOS.COM – Beberapa hari terakhir, sejumlah daerah khususnya wilayah ibu kota memanas oleh aksi demonstrasi yang berujung anarkis pasca seorang driver ojek online (ojol) terlindas kendaraan taktis Brimob saat aksi demonstrasi di Jakarta.
Bahkan dikabarkan rumah sejumlah anggota DPR RI, Ahmad Saroni (Nasdem) Eko Patrio dan Uya Kuya (PAN) termasuk rumah menteri keuangan Sri Mulyani menjadi sasaran pengrusakan dan penjarahan oleh massa.
Namun berbeda yang terjadi di Sumatera Selatan, khususnya Kota Lubuklinggau.
BACA JUGA:Satu Pelaku Pembunuhan di OKU Berhasil Ditangkap, 2 Orang Lagi DPO
BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Usulkan 324 Honorer yang Gagal Seleksi PPPK menjadi PPPK Paruh Waktu
Di Bumi Sebiduk Semare ini pihak kepolisian dan driver ojol serta sejumlah masyarakat justru kompak menjaga kondusifitas di wilayahnya, dengan menggelar doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan, yang menjadi korban kendaraan taktis Brimob.
Kegiatan doa bersama itu dilaksanakan usai Salat Dzuhur di Masjid Agung Al Ba'ari Jalan Yos Sudarso (depan Mapolres Lubuklinggau), Sabtu 30 Agustus 2025.
Selain doa bersama, polisi juga membagikan ratusan nasi kotak kepada para pengemudi ojol serta masyarakat sekitar.
BACA JUGA:Dorong Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Melon
BACA JUGA:Bupati Edison Imbau Jaga Ketentraman dan Ketertiban Umum
Yani Rizal, salah seorang jemaah masjid yang turut hadir, menyambut baik langkah yang dilakukan Polres Lubuklinggau.
“Kami sama-sama mendoakan almarhum Affan Kurniawan, semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT. Kegiatan ini sangat positif dan patut diapresiasi,” ujarnya.
Yani juga berharap agar peristiwa di Jakarta tidak memengaruhi suasana di Lubuklinggau.