Tantangan di Balik Pentas Teater Bunga Penutup Abad

Para pemain pementasan teater "Bunga Penutup Abad", Reza Rahardian (kiri), Happy Salma (kedua dari kiri), Sanjani Arifin (tengah), Chelsea Islan (kedua dari kanan), dan Andrew Trigg (kanan), usai preview media pertunjukan tersebut di Ciputra Artpreneur, J-Foto : ANTARA-
BACA JUGA:Diving Safety 1000 Initiatives Perketat Keamanan Wisata Selam di Raja Ampat
Dialog juga disusun dalam bahasa Indonesia baku yang puitis untuk menambah kekuatan naratif yang unik.
Happy mengungkap, naskah yang panjang, baku, dan sarat makna ini menuntut konsentrasi tinggi, baik dalam hafalan maupun penyampaian agar tidak terasa kaku di atas panggung.
“Karena memang dalam cerita ini banyak sekali yang ingin disampaikan dan kita harus menjaga itu agar juga penonton tidak hilang atau lepas kendali dari inti cerita tersebut,” kata dia.
Stamina fisik pun menjadi fokus utama. Para pemain menjaga kondisi dengan disiplin tinggi dari pola makan, tidur cukup, hingga olahraga.
“Tabungan kita sebagai aktor selama berpuluh tahun, berbelas tahun ini itu diuji di panggung ini, bagaimana kita bermain bukan hanya stamina tapi juga bagaimana mengatur emosi, itu sebuah tantangan yang luar biasa,” ujar Happy.
Pementasan teater 'Bunga Penutup Abad' kembali hadir dengan suguhan yang memukau para penikmat seni pada 29, 30, dan 31 Agustus 2025 di Ciputra Artpreneur, Jakarta.
Karakter-karakter Bunga Penutup Abad diperankan oleh Happy Salma sebagai Nyai Ontosoroh, serta menampilkan aktor-aktor terbaik Indonesia, yaitu Reza Rahadian sebagai Minke, Chelsea Islan sebagai Annelies, Andrew Trigg sebagai Jean Marais, dan Sajani Arifin sebagai May Marais. (ant)