Toyota Luncurkan Yaris Ativ : Sedan Irit dengan Sentuhan Sport GR dan Hybrid !

Toyota Yaris Ativ hadir dengan wajah baru-Foto : Istimewa-

Pengemudi juga diberi tiga pilihan mode berkendara: Eco, Normal, dan Power.

Hal ini memungkinkan fleksibilitas, apakah ingin hemat bahan bakar, berkendara santai, atau lebih responsif.

Selain GR Sport, Toyota juga menawarkan varian Premium Hybrid, yang lebih fokus pada kenyamanan.

Tidak ada bodykit sporty, melainkan desain lebih sederhana dengan velg 16 inci, serta interior bernuansa hitam-abu-abu yang lebih kalem.

Bagi pembeli yang mengutamakan harga terjangkau, Toyota tetap menawarkan opsi mesin bensin 1.2 liter 4-silinder bertenaga 93 hp (69 kW / 94 PS) dengan transmisi CVT.

Mesin non-hybrid ini tersedia dalam empat trim: Premium Luxury, Premium, Smart, dan Sport. Namun, varian GR Sport tetap eksklusif untuk versi hybrid.

Di Thailand, Yaris Ativ Hybrid dipasarkan mulai dari 719.000 baht (Rp360,3 juta) untuk varian Premium, sementara GR Sport Hybrid dibanderol 769.000 baht (Rp386,2 juta).

Sebagai perbandingan, versi bensin entry-level dijual mulai 549.000 baht (Rp275,9 juta).

Toyota juga menawarkan paket aksesori opsional, seperti Charismo Drift Kit seharga 19.990 baht (Rp10 juta), dan GR Accessories Package seharga 28.990 baht (Rp14,6 juta).

Harga ini membuat Yaris Ativ HEV menjadi mobil hybrid termurah Toyota di Thailand, sekaligus senjata utama menghadapi gempuran merek China yang semakin agresif menawarkan kendaraan elektrifikasi dengan harga kompetitif.

Pasar otomotif Thailand yang dulu dikuasai Jepang kini berubah drastis. Menurut laporan Nikkei Asia, pangsa pasar produsen Jepang turun dari 90 persen beberapa tahun lalu menjadi 71 persen.

Meski begitu, Toyota masih menjadi pemimpin pasar dengan 38 persen pangsa, meski tren menurun mulai terasa. Kehadiran Yaris Ativ Hybrid menjadi strategi Toyota untuk mempertahankan posisi, terutama di segmen konsumen muda dan keluarga kecil yang mencari sedan irit namun tetap stylish.

“Toyota tidak bisa lagi hanya mengandalkan mesin bensin konvensional. Kehadiran hybrid di segmen entry-level adalah cara untuk menjaga loyalitas konsumen sekaligus menarik pembeli baru,” ujar seorang analis pasar otomotif di Bangkok.

Selain dipasarkan di Thailand sebagai basis produksinya, Toyota berencana mengekspor Yaris Ativ Hybrid ke 23 pasar internasional, terutama di kawasan Asia Tenggara.

Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi apakah Indonesia akan kebagian model ini.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan