Peristiwa Tragis di Musi Rawas : Satu Keluarga Keracunan Asap Genset, Dua Orang Meninggal !

Kapolres Musi Rawas AKBP Andi Supriadi mendatangi langsung lokasi kejadian satu keluarga keracunan asap genset-Foto : Dokumen Palpos-
BACA JUGA:Polisi Tangkap Pelaku Pungli di Pintu Keluar Tol Keramasan : Sita Uang Rp 57 Ribu !
"Asap karbon monoksida dari mesin genset sangat berbahaya jika terhirup dalam ruangan tertutup tanpa ventilasi. Ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat agar lebih memperhatikan tata cara penggunaan genset yang aman," tambah Kapolres.
Reni Hartati, bersama dua anak lainnya, Aditya dan Alvaro, saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Kondisi ketiganya dikabarkan mulai membaik, meskipun masih dalam pemantauan medis.
BACA JUGA:Anak Tega Lakukan KDRT Kepada Orang Tua, Ini Penyebabnya!
BACA JUGA:4 Rampok Bersenpi di Keban Sanga Desa Muba Dibekuk, Ini Tampangnya !
Kepala Puskesmas Tiang Pumpung Kepungut, dr. Fitriani, menjelaskan bahwa para korban selamat mengalami gejala pusing, mual, dan sesak napas yang merupakan indikasi keracunan karbon monoksida.
"Kami terus memantau perkembangan kesehatan para korban dan memberikan terapi oksigen serta cairan untuk mempercepat pemulihan," kata dr. Fitriani.
Peristiwa ini membuat masyarakat sekitar Desa Muara Kati berduka.
Warga setempat, Iwan (45), menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kejadian ini.
"Keluarga Yayan dikenal sebagai keluarga yang ramah dan baik. Semoga keluarga yang selamat diberi kekuatan menghadapi cobaan ini," ujarnya.
Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas juga memberikan bantuan berupa santunan kepada keluarga korban.
Kepala Dinas Sosial, Hendra Susanto, mengatakan bahwa pihaknya akan membantu biaya perawatan dan kebutuhan sehari-hari keluarga yang selamat.
"Kami turut berduka cita atas musibah ini dan berkomitmen memberikan pendampingan kepada keluarga korban selama masa pemulihan," ujar Hendra.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya keselamatan dalam penggunaan peralatan listrik alternatif seperti genset.