Harga Pangan Rabu 26 Februari 2025 : Cabai Rawit Rp83.050/Kg dan Telur Ayam Rp30.300/Kg !

Harga sejumlah komoditas pangan di Indonesia mengalami fluktuasi pada Rabu pagi, di mana cabai rawit merah mencapai Rp83.050 per kilogram (kg) dan telur ayam ras berada di level Rp30.300 per kg.-Foto : Dokumen Palpos-
Permintaan bahan pangan cenderung meningkat menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Ramadhan dan Idul Fitri.
Meningkatnya permintaan ini sering kali menyebabkan lonjakan harga.
4. Kebijakan Pemerintah
Regulasi mengenai impor dan ekspor pangan juga dapat memengaruhi harga komoditas.
Jika pemerintah membatasi impor untuk melindungi petani lokal, hal ini dapat menyebabkan keterbatasan pasokan dan meningkatkan harga di pasar domestik.
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian terus berupaya untuk menstabilkan harga pangan dengan berbagai langkah strategis, di antaranya:
1. Operasi Pasar
Pemerintah secara berkala mengadakan operasi pasar dengan menyediakan bahan pangan murah bagi masyarakat untuk menekan harga di pasaran.
2. Subsidi dan Bantuan Langsung
Beberapa komoditas pangan mendapatkan subsidi agar harga tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat, terutama bagi kelompok berpenghasilan rendah.
3. Peningkatan Produksi dalam Negeri
Pemerintah terus mendorong peningkatan produksi pertanian dengan memberikan bantuan bibit, pupuk subsidi, serta pelatihan bagi petani untuk meningkatkan hasil panen.
4. Penguatan Cadangan Pangan Nasional
Bulog sebagai lembaga yang mengelola cadangan pangan nasional memiliki peran dalam menjaga stabilitas harga dengan menyerap hasil produksi petani dan menyalurkannya kembali ke masyarakat saat harga melonjak.
Dengan terus berfluktuasinya harga pangan, masyarakat berharap pemerintah dapat mengambil langkah konkret untuk memastikan harga tetap stabil.