JAKARTA – Kepergian Prof. Dr. Juwono Sudarsono meninggalkan duka sekaligus kenangan mendalam bagi banyak kalangan.
Sosok yang dikenal sebagai Menteri Pertahanan di era Abdurrahman Wahid dan Susilo Bambang Yudhoyono itu ternyata pernah menyimpan cita-cita sederhana: menjadi seorang wartawan.
Kisah tersebut diungkapkan oleh wartawan senior Ade P. Marboen yang mengenal dekat almarhum. Menurutnya, di masa muda Juwono justru tertarik meniti karier di dunia jurnalistik, khususnya di ANTARA.
BACA JUGA:Bazar Rakyat Dongkrak Ekonomi UMKM Pasca Lebaran
BACA JUGA:Gedung DPR Terapkan Hemat Energi Ketat
“Beliau pernah bercerita, ingin sekali menjadi wartawan. Katanya profesi itu seru, penuh tantangan, dan punya petualangan tersendiri,” ujar Ade mengenang.
Minat itu tumbuh saat Juwono masih menempuh pendidikan di jurusan Hubungan Internasional FISIP Universitas Indonesia.
Ketika itu, ia kerap terlibat sebagai pendamping delegasi asing dalam berbagai konferensi internasional di Indonesia.
BACA JUGA:Potong Gaji Pejabat Tingkatkan Kepekaan Krisis
BACA JUGA:Pembatalan Daring Dinilai Tingkatkan Mutu Pendidikan
Interaksi intens dengan para jurnalis membuatnya semakin tertarik dengan dunia pemberitaan.
Namun, jalan hidup berkata lain. Juwono justru tidak lolos seleksi sebagai wartawan di ANTARA.
Kegagalan tersebut tidak menghentikan langkahnya. Ia kemudian menapaki karier akademik dan pemerintahan hingga menjadi salah satu tokoh penting di bidang pertahanan dan kebijakan publik.
BACA JUGA:Puncak Arus Balik Diprediksi 28-29 Maret
BACA JUGA:Menkeu: Efisiensi MBG Berpotensi Hemat Rp40 Triliun