KORANPALPOS.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan pembangunan atau revitalisasi Pasar Cinde di Kota Palembang dilakukan mulai 2026.
Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Kamis, mengatakan pasar itu akan tetap difungsikan sebagai pasar tradisional di tengah kota, bukan bangunan modern bertingkat yang dilengkapi pasar modern, apartemen, maupun skybridge ke LRT Sumsel.
Ia telah menginstruksikan TAPD (tim anggaran pemerintah daerah) untuk mengalokasikan anggarannya, serta pembangunan selesai dalam satu tahun.
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Dukung Penuh Karang Asem Festival 2025, Dorong Budaya dan UMKM
BACA JUGA:Gubernur Deru Larang Jual Beli Jabatan
"Saya sudah instruksikan TAPD menganggarkan tahun depan. Pembangunannya harus di-running dan harus selesai dalam waktu setahun," katanya.
Ia menjelaskan pembangunan pasar itu tidak menggunakan skema kerja sama dengan pihak swasta, melainkan dengan APBD Sumsel.
"Anggarannya pakai APBD Sumsel. Yang perlu diketahui fungsinya adalah fungsi pasar tradisional tapi modern bangunannya. Jangan dihilangkan marwah itu," jelasnya.
Dalam pembangunan pasar tersebut, ia juga meminta agar cagar budaya yang masih tersisa dipertahankan.
Dia menilai rangkaian-rangkaian cagar budaya itu akan diutamakan.
Namun, Pemprov Sumsel saat ini masih menunggu status hukum yang masih ditangani Kejaksaan Tinggi Sumsel.
Sehingga, perkara hukum itu diharapkan dapat selesai ditangani.
"Pembangunan Pasar Cinde ini kita tinggal menunggu legal opinion dari Kejati," kata Deru. (ant)