Evaluasi Ketat Pasca Tragedi Latsarmil
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026).-Foto: Antara-
BACA JUGA:Pemerintah Kejar Target 5.000 Jembatan Gantung
Tidak hanya aspek fisik, evaluasi juga mencakup metode pembelajaran selama pelaksanaan latsarmil.
Kemhan menginginkan proses pendidikan lebih adaptif terhadap kondisi peserta dengan pendekatan yang edukatif serta memperhatikan faktor psikologis.
Materi pelatihan diarahkan agar mampu membangun semangat kebersamaan, meningkatkan kemampuan memecahkan persoalan, sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih positif.
BACA JUGA:Logo HUT RI Dipilih Publik
BACA JUGA:Prabowo Tegaskan Hentikan Kebocoran Anggaran
Pendekatan tersebut diharapkan tetap mampu menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan yang menjadi tujuan utama program latsarmil.
Ketut menegaskan, perubahan metode tersebut bukan berarti mengurangi kualitas pendidikan, melainkan menyesuaikan pelaksanaan latihan dengan kondisi riil peserta yang berasal dari latar belakang berbeda-beda.
Ia memastikan proses evaluasi tidak berhenti pada tahap awal, melainkan akan dilakukan secara berkelanjutan selama program berlangsung. Setiap temuan di lapangan akan menjadi bahan perbaikan agar penyelenggaraan latsarmil semakin aman, profesional, dan humanis.
BACA JUGA:Santri Diminta Ambil Peran Bangsa
BACA JUGA:Gerindra Bantah Isu Awasi Gibran
Program ini menjadi sorotan setelah lima calon manajer Koperasi Merah Putih meninggal dunia saat mengikuti pendidikan di lokasi yang berbeda.
Kelima peserta tersebut adalah Yonanda Muhammad Taufiq, Anisa Muyassaroh, Novia Rahmadhani Sihotang, Rifki Renaldi Gunawan, dan Nola Dya Sari.
Berdasarkan keterangan Kemhan, Yonanda meninggal akibat henti jantung saat mengikuti pendidikan di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja pada 17 Juni.
BACA JUGA:Prabowo Gandeng Imperial College Bangun 10 Kampus Medis