Digital Single ID Perkuat Akurasi Bansos
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) bersama Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto (kanan) dan Anggota DEN Chatib Basri (kiri) menyampaikan keterangan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Merdeka,-Foto: Antara-
BACA JUGA:Megawati Buka Pameran Mata Hati Soekarno, Tekankan Pentingnya Seni bagi Karakter Generasi Muda
Teknologi AI nantinya dapat memberikan penilaian atau skor terhadap pelaku UMKM berdasarkan rekam data usaha yang dimiliki.
Hasil penilaian tersebut dapat menjadi dasar dalam menentukan akses pembiayaan, bantuan modal, hingga program pendampingan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.
Dengan jumlah penduduk Indonesia yang mendekati 300 juta jiwa, penerapan sistem identitas digital terintegrasi dinilai menjadi langkah besar menuju pemerintahan modern berbasis data.
BACA JUGA:Prabowo Motivasi Siswa Sekolah Rakyat agar Tangguh Hadapi Ejekan
Pemerintah optimistis seluruh proses, mulai dari pengumpulan data, pelaksanaan program, hingga evaluasi kebijakan dapat dipantau secara real time sehingga meningkatkan transparansi, efektivitas, dan kualitas pelayanan publik.
Luhut menegaskan, pengembangan sistem Digital Single ID dilakukan oleh talenta-talenta dalam negeri.
Hal ini menjadi bukti bahwa transformasi digital nasional tidak hanya memperkuat pelayanan publik, tetapi juga mendorong kemampuan sumber daya manusia Indonesia dalam membangun teknologi strategis untuk masa depan. (ant)