TP PKK Sumsel Memperkuat UMKM dan Evaluasi Program
Ketua TP PKK Sumsel, Feby Deru memotong pita saat menyambangi PKK Muratara-foto: humas pemprov sumsel -
PALEMBANG,KORANPALPOS.COM - Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hj. Feby Deru, melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya ke 17 kabupaten/kota di Sumsel.
Kali ini, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menjadi destinasi dalam rangka Pembinaan dan Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, Rabu (3/6/2026).
Kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh program kerja PKK di tingkat daerah berjalan selaras dan efektif demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
BACA JUGA:Bangun Ekosistem Kondusif untuk Layanan Transportasi Online
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Dinilai Berhasil Rehabilitasi Mangrove
“Kami hadir untuk melihat langsung program apa saja yang sudah berjalan serta melakukan monitoring. Hasil dari evaluasi ini akan kami laporkan kepada Pembina PKK Provinsi Sumsel, Bapak Herman Deru, agar program-program yang ada dapat disupport lebih maksimal,” ujar Feby.
Selain fokus pada program pokok PKK, Feby Deru yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda Sumsel, menekankan pentingnya peran kader PKK dan Dekranasda dalam mendorong geliat ekonomi lokal.
"Pembinaan PKK dan Dekranasda ini harus mampu mensupport produk UMKM lokal secara konkret. Kita ingin produk khas Muratara semakin dikenal luas dan menjadi rekomendasi utama oleh-oleh bagi siapapun yang berkunjung ke kabupaten ini," tambahnya.
BACA JUGA:Perbaikan Pendidikan Vokasi Harus Konsisten dan Menyeluruh
BACA JUGA:Rencana Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Sistem Presidensial
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Hj. Nafisah Wahyudi, mengatakan Kegiatan ini bukan sekadar evaluasi rutin, melainkan momentum penting untuk mempererat silaturahmi, melakukan pembinaan UMKM, serta memotivasi para penggerak PKK di Muratara agar semakin inovatif dalam pemberdayaan masyarakat.
Usai memberikan arahan, Hj. Feby Deru didampingi pengurus PKK Muratara meninjau langsung beberapa pusat kreativitas lokal di lapangan.
Di antaranya adalah Rumah Pendidikan dan Keterampilan (Dilan) serta Rumah Batik di Desa Biaro Lamo yang merupakan sentra kerajinan binaan Dekranasda Kabupaten Muratara.
BACA JUGA:Dugaan Penipuan Umrah Hanania Group, 85 Mitra dan 1.000 Jemaah Terdampak Laporkan ke Polisi