Menhan RI Perkuat Kemitraan Qatar

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin (kiri) dan Menhan merangkap Deputi Perdana Menteri Qatar, H.E. Sheikh Saoud bin Abdurrahman bin Hassan bin Ali Al Thani (kanan) di kantor Kementerian Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).-Foto: Antara-

JAKARTA – Hubungan bilateral Indonesia dan Qatar di bidang pertahanan kembali diperkuat melalui pertemuan tingkat tinggi antara Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Pertahanan sekaligus Deputi Perdana Menteri Qatar, Sheikh Saoud bin Abdurrahman bin Hassan bin Ali Al Thani, di Jakarta, Selasa.

Pertemuan yang berlangsung di kompleks Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI tersebut menjadi bagian dari upaya kedua negara untuk mempererat kerja sama strategis di tengah dinamika keamanan dan geopolitik global yang terus berkembang.

Sejak pagi, Menhan Sjafrie telah berada di halaman depan Gedung Kemhan untuk menyambut langsung kedatangan delegasi Qatar. Ia didampingi Panglima TNI, Agus Subiyanto, beserta sejumlah pejabat tinggi militer dan sipil di lingkungan pertahanan.

BACA JUGA:DPR Lakukan Terobosan Legislasi Awali Revisi Pemilu

BACA JUGA:Israel dan Hizbullah Hentikan Konflik

Setibanya di lokasi, Sheikh Saoud disambut dengan prosesi kehormatan yang mencerminkan eratnya hubungan diplomatik kedua negara.

Setelah berjabat tangan dan saling memberikan salam penghormatan, kedua menteri mengikuti upacara penyambutan resmi yang digelar di halaman Kementerian Pertahanan.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan kehormatan sebelum kedua delegasi memasuki gedung utama Kemhan untuk menggelar pertemuan tertutup.

BACA JUGA:Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

BACA JUGA:Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru 2026

Pertemuan yang berlangsung di Aula Bhinneka Tunggal Ika itu membahas berbagai isu strategis yang menjadi perhatian bersama.

Selain meninjau perkembangan situasi keamanan regional dan global, kedua negara juga menjajaki peluang peningkatan kerja sama pertahanan yang dapat memberikan manfaat bagi Indonesia maupun Qatar.

Sejumlah agenda yang diperkirakan menjadi fokus pembahasan mencakup peningkatan hubungan militer, pertukaran informasi strategis, pendidikan dan pelatihan personel, hingga peluang kerja sama di sektor industri pertahanan.

BACA JUGA:PDIP Susun Strategi Pemilu 2029

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan