Bazar Rakyat Dongkrak Ekonomi UMKM Pasca Lebaran
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menghadiri Bazar Rakyat di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (28/3/2026).-Foto: Antara-
JAKARTA - Pemerintah memanfaatkan momentum pascalebaran untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat melalui gelaran Bazar Rakyat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Sabtu.
Kegiatan ini dinilai efektif mendorong perputaran ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sempat melambat selama periode libur panjang.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa bazar tersebut dirancang bukan sekadar hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai strategi konkret untuk menggerakkan roda ekonomi rakyat.
BACA JUGA:Gedung DPR Terapkan Hemat Energi Ketat
BACA JUGA:Potong Gaji Pejabat Tingkatkan Kepekaan Krisis
Menurutnya, berbagai pelaku UMKM dari sejumlah pasar tradisional dilibatkan langsung dalam kegiatan ini.
Para pedagang yang berasal dari pusat perdagangan seperti Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, hingga Pasar Ular diberi kesempatan menjajakan produk mereka kepada masyarakat luas.
Kehadiran mereka di satu lokasi strategis diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan penjualan.
BACA JUGA:Pembatalan Daring Dinilai Tingkatkan Mutu Pendidikan
BACA JUGA:Puncak Arus Balik Diprediksi 28-29 Maret
Dalam skema yang diterapkan, masyarakat yang datang tidak hanya berbelanja secara langsung, tetapi juga memperoleh kupon belanja gratis.
Kupon tersebut dapat ditukarkan dengan berbagai kebutuhan pokok maupun produk UMKM yang tersedia di area bazar.
Setiap pengunjung menerima kupon senilai Rp500 ribu, dengan rincian Rp300 ribu untuk pembelian sembako dan Rp200 ribu untuk produk usaha kecil.
BACA JUGA:Menkeu: Efisiensi MBG Berpotensi Hemat Rp40 Triliun