Pembatalan Daring Dinilai Tingkatkan Mutu Pendidikan

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko-Foto: Antara-

JAKARTA – Keputusan pemerintah membatalkan rencana penerapan pembelajaran daring sebagai bagian dari upaya efisiensi energi mendapat apresiasi dari DPR RI.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko menilai langkah tersebut menjadi momentum penting untuk menjaga sekaligus meningkatkan mutu pendidikan nasional, khususnya di sektor madrasah dan pendidikan keagamaan.

Menurut Singgih, kebijakan ini mencerminkan kepekaan pemerintah dalam merespons kondisi riil di lapangan.

BACA JUGA:Puncak Arus Balik Diprediksi 28-29 Maret

BACA JUGA:Menkeu: Efisiensi MBG Berpotensi Hemat Rp40 Triliun

Ia menyebut selama ini berbagai pihak, mulai dari tenaga pendidik hingga peserta didik, menghadapi tantangan besar dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, terutama terkait keterbatasan infrastruktur.

Ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak boleh dikompromikan hanya demi efisiensi energi.

Dalam pandangannya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia, sehingga setiap kebijakan harus mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap capaian pembelajaran.

BACA JUGA:MPR RI Soroti Dampak Geopolitik Global pada Ekonomi

BACA JUGA:Viral Pemuda di Prabumulih Keracunan Diduga Minum Cairan Pembersih di Kantor BNN, Kepala BNN: Bukan Tahanan !

“Langkah ini patut diapresiasi karena menempatkan kualitas pendidikan sebagai prioritas utama, tanpa mengabaikan upaya efisiensi energi,” ujar Singgih dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Lebih lanjut, ia menilai pembelajaran tatap muka (PTM) masih menjadi metode paling efektif dalam proses pendidikan, terutama dalam membentuk karakter, memperdalam pemahaman materi, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan.

Hal ini dinilai sangat penting dalam konteks madrasah yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembinaan akhlak dan spiritual.

BACA JUGA:BGN Perketat Standar Layanan SPPG Nasional

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan