Bupati OKU Kejar Bantuan Infrastruktur Untuk Batumarta
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api.-foto:Eko Palpos-
BATURAJA,KORANPALPOS.COM - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mulai bergerak cepat memburu peluang bantuan pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan eks transmigrasi Batumarta, Peninjauan dan Sosoh Buay Rayap.
Bupati OKU, Teddy Meilwansyah menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan percepatan pembangunan di wilayah yang selama ini dikenal sebagai kantong transmigrasi tersebut.
Menurut Teddy, peluang itu terbuka lebar seiring kebijakan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto, khususnya amanat untuk membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan kawasan transmigrasi menjadi sentra ekonomi yang produktif dan terintegrasi.
BACA JUGA:Hilirisasi Jamur Tiram Banyuasin Tingkatkan Ekonomi Desa
BACA JUGA:Nekat Belanja Pakai Upal, Dua Remaja di Lubuklinggau Nyaris Diamuk Massa
“Melalui program Bapak Presiden, kami pemerintah daerah akan jemput bola, mendatangi kementerian yang dipimpin Bapak AHY untuk memperjuangkan bantuan pembangunan infrastruktur di kawasan eks transmigrasi OKU,” ujar Teddy, Senin (2/3).
Kementerian yang dimaksud berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono.
Salah satu fokusnya adalah penguatan kawasan transmigrasi agar mampu tumbuh sebagai pusat ekonomi baru di daerah.
BACA JUGA:100 Paket Ludes 5 Menit! Ibu Bhayangkari Polres Lubuklinggau Tebar Takjil di Depan Mapolres
BACA JUGA:Jeritan PPPK Paruh Waktu di RSU Sobirin: Gaji Turun Setelah Diangkat, Harapan Setara UMR Pupus
Bupati mengungkapkan, pada Juli 2025, DPR RI telah menyetujui tambahan anggaran belanja sebesar Rp1,7 triliun untuk Kementerian Transmigrasi, sehingga total pagu APBN tahun 2025 menjadi Rp1,89 triliun.
Anggaran tersebut dialokasikan untuk lima program unggulan, antara lain pembangunan rumah, jalan, jembatan, fasilitas umum, kolaborasi lintas sektor untuk kawasan ekonomi transmigrasi, hingga penyelesaian legalitas tanah transmigrasi.
“Ini peluang besar bagi OKU. Apalagi saat ini efisiensi anggaran terjadi di banyak daerah, termasuk kita. Maka kita harus proaktif mencari sumber pendanaan agar pembangunan tetap berjalan,” tegasnya.
BACA JUGA:Selama Ramadhan, Kapolsek SP Padang Imbau Masyarakat Terkait Beberapa Hal Ini Demi Keamanan