PDAM Tirta Bukit Sulap Lubuklinggau Alami Krisis Kepercayaan

Walikota Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat (Yoppy Karim)-Foto : Maryati-

# Wali Kota Lubuklinggau Akui Pelayanan Pernah “Hilang” di Mata Masyarakat

LUBUKLINGGAU, KORANPALPOS.COM -  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau menghadapi krisis kepercayaan serius dari masyarakat. 

Kondisi tersebut diakui secara terbuka oleh Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat (Yoppy Karim), saat menyampaikan penjelasan terkait persoalan layanan air bersih yang selama ini dikeluhkan warga, khususnya di wilayah dataran tinggi, di Pendopoan Rumah Pribadi Wali Kota Jalan Kenanga II, Baturip Permai, Senin 9 Januari 2026.

Menurut Wali Kota, sejak sekitar tahun 2020, kepercayaan masyarakat terhadap PDAM bukan hanya menurun, namun sudah bisa dikatakan hilang. 

BACA JUGA:Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis, Belasan Santri Al-Ittifaqiah Dilarikan ke Rumah Sakit

BACA JUGA:Terkait Mie Gacoan, Kapolres OKU Bakal Kordinasi Dengan Dinkes

Hal ini dipicu oleh berbagai persoalan klasik, mulai dari distribusi air yang tidak lancar, gangguan listrik, hingga masalah internal perusahaan.

“Kepercayaan masyarakat terhadap PDAM ini bukan sekadar menurun, tapi memang sempat hilang. Air tidak lancar, layanan terganggu dan ini berdampak besar ke warga,” ujar Rachmat Hidayat.

Ia mencontohkan kondisi di sejumlah wilayah dataran tinggi seperti Karya Bakti dan sekitarnya, yang secara geografis memang memiliki tantangan tersendiri.

BACA JUGA:Waspada Hujan Sedang Disertai Petir

BACA JUGA:​Awas! Kena Air Keras Bisa Fatal, Lakukan Langkah Darurat Ini Menurut Pakar Medis

Namun, menurutnya, potensi sumber air yang ada sebenarnya masih bisa dimanfaatkan tanpa harus terlalu bergantung pada sistem pompa bermotor, jika dikelola dengan perencanaan yang matang.

Pemerintah Kota Lubuklinggau, lanjutnya, juga telah mengajukan skema pemanfaatan sumber air dari kawasan Waterpang untuk meng-cover wilayah Lubuklinggau Timur I hingga ke selatan.

Program ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka menengah untuk mengatasi ketimpangan distribusi air bersih.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan