Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis, Belasan Santri Al-Ittifaqiah Dilarikan ke Rumah Sakit

Salah seorang pasien yang diduga keracunan MBG saat dirawat di RS Ar-royan Indralaya-foto:dokumen palpos-

OGAN ILIR,KORANPALPOS.COM – Sebanyak 15 santri Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Dari jumlah tersebut, tujuh orang harus menjalani perawatan intensif atau rawat inap di Rumah Sakit Ar Royan Indralaya.

Peristiwa ini terjadi pada Senin, 9 Februari 2026 dan langsung menghebohkan lingkungan pesantren. 

BACA JUGA:Terkait Mie Gacoan, Kapolres OKU Bakal Kordinasi Dengan Dinkes

BACA JUGA:Waspada Hujan Sedang Disertai Petir

Para santri yang mengalami keluhan kesehatan seperti mual, muntah, dan sakit perut oleh keluarganya segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak rumah sakit membenarkan adanya pasien santri yang masuk dengan gejala serupa.

Humas Rumah Sakit Ar Royan, Iklim Cahya, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal dokter, para pasien diduga mengalami gangguan kesehatan akibat salah makan. 

BACA JUGA:​Awas! Kena Air Keras Bisa Fatal, Lakukan Langkah Darurat Ini Menurut Pakar Medis

BACA JUGA:Pemkab Muba Desak Kebut Progres Pengalihan Pelanggan PT MEP ke PLN

“Berdasarkan keterangan dokter yang merawat, ada indikasi terjadi salah makan. Alhamdulillah saat ini kondisi para pasien sudah mulai membaik,” ujar Iklim, Selasa (10/2/2026).

Salah seorang santri yang dirawat, Mgs Fathan, menceritakan kronologi yang dialaminya. 

Santri kelas lima Madrasah Ibtidaiyah tersebut mengaku menyantap makanan MBG sekitar pukul 09.50 WIB. 

BACA JUGA:Semen Baturaja Hormati Penetapan Tersangka Oleh Kejati Sumsel

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan