Pemerintah Optimistis Hadapi Tekanan Pasar Modal

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (ketiga dari kanan) menghadiri konferensi pers di Wisma Danantara Jakarta, Sabtu (31/1/2026).-Foto: Antara-

JAKARTA – Pemerintah kembali menegaskan keyakinannya terhadap kekuatan fundamental ekonomi nasional di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pesan langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada para pelaku pasar modal agar tetap tenang dan optimistis dalam berinvestasi di Indonesia.

Menurut Airlangga, Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap stabilitas pasar keuangan nasional, khususnya pasar modal, yang dalam beberapa hari terakhir mengalami tekanan akibat sentimen eksternal.

BACA JUGA:PDIP Tegaskan Reshuffle Kabinet Kewenangan Presiden

BACA JUGA:DPR Kecam Serangan Israel di Gaza

Kepala Negara menegaskan bahwa kondisi ekonomi domestik Indonesia tetap solid dan memiliki daya tahan kuat dalam menghadapi gejolak global.

Presiden Prabowo, melalui Menko Airlangga, menyampaikan keyakinan kepada investor domestik maupun mitra internasional bahwa pemerintah akan terus menjaga stabilitas ekonomi makro serta iklim investasi yang kondusif.

Pemerintah, kata dia, berkomitmen menciptakan tata kelola pasar keuangan yang transparan, adil, dan mampu bersaing di tingkat global.

BACA JUGA:DPR Dorong Pengaturan Pembajakan dan Etika AI dalam Revisi UU Hak Cipta

BACA JUGA:Sidang Isbat Awal Ramadhan Digelar 17 Februari 2026

“Pemerintah berdiri kokoh mendukung pasar keuangan nasional dan berkomitmen menjaga iklim investasi yang sehat, terbuka, dan berstandar internasional,” ujar Airlangga saat menyampaikan pesan Presiden di Jakarta, Sabtu.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi pasca pengumuman hasil review dan rebalancing indeks oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

IHSG tercatat mengalami penurunan signifikan dari level 8.980,23 pada Selasa (27/1) menjadi 8.232,20 pada Kamis (29/1), sebelum akhirnya kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Jumat (30/1) dan ditutup di posisi 8.329,61.

BACA JUGA:Sikap Polri Sejalan dengan Prabowo

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan