Modus COD Handphone Digunakan Perampok, Warga OKI Jadi Korban
BACA JUGA:Oknum Polisi Diduga Jadi Pengedar Narkoba, Aktivitasnya Terungkap Satresnarkoba Polres Lubuklinggau
Setelah bertemu, pembeli berdalih hendak mengambil uang terlebih dahulu ke rumah bibinya.
Melihat gelagat mencurigakan dan kondisi lokasi yang sepi, korban dan rekannya berniat meninggalkan tempat dengan alasan hendak membeli bensin karena bahan bakar hampir habis.
Namun, pembeli tidak mengizinkan mereka pergi hingga akhirnya terjadi duel satu lawan satu.
BACA JUGA:Terjun untuk Mandi, Hilang Ditelan Arus: Pemuda 20 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari Leko
BACA JUGA:Lecehkan Mahasiswi UMP Saat KKN, Dua Warga Seri Kembang 1 Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara
Dalam perkelahian tersebut, korban Didik ditikam di bagian punggung. Korban sempat menyuruh rekannya untuk melarikan diri sebelum akhirnya tumbang.
Rekan korban lalu meminta pertolongan kepada warga sekitar setelah melihat seorang warga yang sedang membakar bata.
Saat kejadian, mereka tidak mengetahui bahwa lawan mereka membawa senjata tajam. Sepeda motor milik korban dibawa kabur pelaku, sementara handphone yang hendak dijual tidak hilang.
BACA JUGA:Terungkap! Jasad Pria dalam Tandon Air Bayung Lencir Ternyata Korban Perampokan Sadis
BACA JUGA:Waspada ! Drama 'Hacker'Modus Nyamar Jadi Keluarga: Uang Rp 6 Juta Pemuda Ini Melayang
Korban selanjutnya dibawa oleh pihak Desa Lubuk Seberuk menggunakan ambulans ke rumah duka.
“Lokasi kejadian memang sepi, jalan tersebut menuju area pemakaman dan tidak memiliki penerangan,” pungkas Imam.
Sementara, Kapolsek Lempuing Jaya, Iptu M Hafiz mengemukakan, tim gabungan dari Polres OKI dan Polsek Lempuing Jaya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.