Negara Bantu Petani Pascabanjir

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (kedua kanan) melihat data saat meninjau langsung dampak kerusakan yang diakibatkan bencana banjir di Desa Cot Ara, Kecamatan Kuta Blang, Bireuen, Aceh, pada Minggu (14/12/2025).-Foto: Antara-

JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk hadir dan membantu petani yang terdampak bencana banjir, khususnya di wilayah Aceh.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau langsung kondisi lahan pertanian yang rusak akibat banjir di Desa Cot Ara, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, pada Minggu.

Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas menyempatkan diri berdialog dengan warga dan petani setempat.

BACA JUGA:BSI dan BSI Maslahat Telah Salurkan 78,7 Ton Bantuan untuk Penyintas Bencana di Sumatera

BACA JUGA:Pilkada Lewat DPRD Dinilai Berisiko Memperdalam Krisis Demokrasi

Ia mendengarkan secara langsung keluhan serta laporan mengenai dampak banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025.

Berdasarkan penuturan warga, banjir menyebabkan kerusakan parah pada sektor pertanian. Sedikitnya 530 hektare lahan sawah dilaporkan rusak total dan tidak dapat lagi ditanami.

Selain terendam air, lahan pertanian juga tertutup endapan lumpur tebal, sementara sejumlah infrastruktur penunjang seperti saluran irigasi mengalami kerusakan berat akibat derasnya arus banjir.

BACA JUGA:DPR Desak Percepatan Izin Penggalangan Dana Bencana agar Solidaritas Warga Tidak Terhambat

BACA JUGA:Anugerah Pers 2025 Menguat

“Dulu ini semua sawah. Sekarang sudah tidak bisa diolah lagi. Air banjir di tanggul sana tingginya sampai dua meter,” kata Amirullah, salah seorang petani Desa Cot Ara, saat berdialog dengan Zulhas.

Menanggapi kondisi tersebut, Zulhas memastikan pemerintah tidak akan tinggal diam. Ia menegaskan negara hadir untuk membantu petani bangkit dari dampak bencana, sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menempatkan pemulihan sektor pertanian sebagai prioritas utama pascabencana.

“Presiden memberi perhatian khusus pada perbaikan infrastruktur pertanian dan pemulihan lahan yang rusak. Petani tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri,” ujar Zulhas.

BACA JUGA:Golkar Donasi Rp3 Miliar untuk Bencana Sumatera

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan