Rustini Muhaimin Gencarkan Gerakan Baca
Ketua Dewan Pembina DPP Perempuan Bangsa Rustini Muhaimin (kiri) mengampanyekan gerakan membaca melalui Jendela Dunia Kita di Negeri Saleman, Maluku Tengah-Foto: Antara-
JAKARTA - Semangat literasi kembali digaungkan di Maluku Tengah. Ketua Dewan Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin, mengajak anak-anak di Negeri Saleman, Kecamatan Seram Utara Barat, untuk menumbuhkan kecintaan terhadap membaca melalui program Jendela Dunia Kita.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi di daerah kepulauan yang kaya potensi tersebut.
Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, Rustini mengungkapkan kekagumannya terhadap antusiasme anak-anak Maluku Tengah.
BACA JUGA:Mendagri Dorong Kinerja Kepala Daerah
BACA JUGA:Prabowo Resmikan Smartboard untuk Sekolah
Ia menilai mereka memiliki kecerdasan dan rasa ingin tahu yang kuat, sehingga hanya membutuhkan dorongan agar semangat membaca tetap terjaga.
“Anak-anak di Maluku Tengah ini sangat cerdas. Yang perlu dijaga sekarang adalah semangat membaca mereka agar terus tumbuh,” ujarnya.
Rustini menjelaskan bahwa membaca merupakan pintu utama untuk memahami dunia dan memperluas imajinasi. Dengan membaca, anak-anak dapat mengenal berbagai pengetahuan baru, memupuk mimpi besar, hingga kelak menjadi generasi yang mampu berkontribusi bagi daerahnya.
BACA JUGA:Prabowo–Raja Yordania Teguhkan Dukungan untuk Palestina.
BACA JUGA:DPR Bentuk Panja Reformasi Aparat Hukum demi Tegakkan Keadilan untuk Rakyat
Ia menegaskan bahwa membaca bukan sekadar kewajiban sekolah, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter dan kapasitas diri. Menurutnya, kebiasaan membaca dapat membentuk pribadi yang berpikiran tajam, berwawasan luas, dan memiliki empati yang lebih besar.
“Membaca itu bukan tugas sekolah. Membaca adalah cara kita menjadi pribadi yang keren dan berwibawa. Jika rajin membaca, mata menjadi tajam, pikiran semakin cerdas, dan hati lebih luas,” kata Rustini.
Melalui kampanye ini, Rustini berharap dapat menumbuhkan ekosistem literasi yang kuat di Maluku Tengah. Ia meyakini bahwa budaya membaca yang baik akan menjadi landasan penting bagi lahirnya generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing.
BACA JUGA:Titiek Soeharto Nilai Pro-Kontra Gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto Hal yang Wajar