Empati Prabowo Atas Tragedi Affan

Situasi kerumunan pendemo ricuh di Jakarta-Foto : ANTARA-

Pernyataan bahwa pemerintah akan menjamin kehidupan keluarga korban menjadi wujud konkret negara hadir dalam situasi darurat, khususnya ketika masyarakat kecil menjadi korban.

Prabowo menjanjikan pemberian rumah tinggal baru kepada keluarga Affan di Cileungsi, Jawa Barat, yang menjadi bagian dari program program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Beberapa jam seusai presiden menyampaikan responsnya, BPJS Ketenagakerjaan hadir ke rumah duka, menyerahkan uang santunan senilai Rp70 juta kepada ahli waris korban. Nominal itu di luar jaminan pemerintah atas keluarga Affan.

Bagian lain dari pernyataan kepala negara, adalah sikap Presiden Prabowo yang menyatakan "terkejut, sekaligus kecewa" atas tindakan aparat.

Instruksinya agar kasus ini diusut tuntas, transparan, dan diiringi janji penindakan hukum keras bila terbukti ada pelanggaran, menjadi sinyal bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo tidak akan menoleransi penyalahgunaan kewenangan.

Presiden menyadari potensi meluasnya ketidakpuasan masyarakat akibat insiden ini.

Karena itu, ia mengimbau publik tetap tenang dan mempercayakan seluruh penanganannya kepada pemerintah.

Presiden juga mengingatkan adanya pihak-pihak yang berpotensi memanfaatkan situasi untuk menciptakan kekacauan di tengah ikhtiar pemerintah melakukan pembenahan di berbagai sektor menuju kemandirian bangsa.

Tragedi Affan menjadi pengingat bahwa di balik setiap kebijakan keamanan, ada nyawa rakyat yang harus dilindungi.

Empati Presiden Prabowo, sekaligus janji penegakan hukum atas insiden ini memberi tantangan kepada otoritas berwenang dalam menjaga wibawa negara dan keadilan bagi masyarakat. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan