Pemkot Prabumulih Salurkan Bantuan Ribuan Batang Bibit Sawit dan Karet

Penyerahan bantuan bibit sawit gratis dari pemkot prabumulih kepada petani-foto:dokumen palpos-
BACA JUGA:AVR 10 MVA Resmi Beroperasi di Banyuasin, Herman Deru Pastikan Listrik Stabil Dorong Usaha Warga
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pemilihan bibit sawit dan karet yang dibagikan bukan sembarangan. Bibit tersebut merupakan bibit unggul yang memiliki produktivitas tinggi dan tahan terhadap penyakit.
“Bibit yang kami salurkan sudah melalui proses seleksi. Ini bibit unggul yang memang direkomendasikan oleh kementerian pertanian, sehingga lebih tahan lama dan produktif. Dengan begitu, manfaatnya bagi petani bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Program bantuan bibit sawit dan karet ini merupakan salah satu janji kampanye pasangan Walikota H Arlan dan Wakil Walikota Franky Nasril SKom pada Pilkada Prabumulih 2024 lalu.
Kala itu, keduanya menegaskan bahwa peningkatan sektor pertanian dan perkebunan menjadi prioritas pembangunan di Prabumulih, selain sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Dalam sambutannya saat menyerahkan bibit secara simbolis, Walikota H Arlan menegaskan bahwa janji tersebut bukan hanya retorika politik, melainkan komitmen nyata.
“Kami ingin memastikan bahwa janji yang kami sampaikan pada masyarakat benar-benar terealisasi. Petani adalah ujung tombak ekonomi Prabumulih, khususnya petani sawit dan karet yang selama ini menjadi andalan. Dengan adanya bantuan bibit ini, kami berharap hasil perkebunan ke depan semakin meningkat dan petani bisa lebih sejahtera,” ungkap H Arlan.
Ia menambahkan, pemkot akan terus berupaya memberikan perhatian lebih kepada petani melalui berbagai program, mulai dari bantuan bibit, pelatihan, hingga pendampingan teknis.
Dengan adanya bantuan bibit ini, diharapkan produktivitas kebun meningkat, sehingga penghasilan petani pun bertambah. Walikota H Arlan menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat adalah tujuan utama dari program ini.
“Jika hasil panen meningkat, otomatis pendapatan petani juga naik. Pada akhirnya, daya beli masyarakat pun ikut terdongkrak, dan roda ekonomi di Prabumulih semakin bergerak. Inilah yang menjadi tujuan utama kami,” katanya.