Herman Deru Pastikan Posbankum Jadi Garda Terdepan Pelayanan Hukum di Desa Banyuasin

Herman Deru Pastikan Posbankum Jadi Garda Terdepan Pelayanan Hukum di Desa Banyuasin Fhoto: Humas Pemprov Sumsel --
Selain membenahi sarana, Herman Deru menekankan pentingnya pendekatan preventif dalam pelayanan hukum desa. Program Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) disebutnya menjadi instrumen penting dalam mencegah pelanggaran sejak dari lingkup keluarga.
“Banyak pelanggaran terjadi karena masyarakat tidak tahu hukum. Melalui Kadarkum, kita bisa mulai dari keluarga, lalu menyebar ke lingkungan sekitar, termasuk dalam masalah tanah dan hak milik,” jelasnya.
Ia juga menyoroti persoalan yang kerap muncul di masyarakat seperti kekerasan dalam rumah tangga, penyalahgunaan media sosial, hingga perkara pidana ringan.
Menurutnya, semua hal itu dapat diselesaikan melalui musyawarah sebelum berkembang menjadi kasus hukum di pengadilan.
BACA JUGA:Massa Minta Non Aktifkan Kades Padang Bindu
BACA JUGA:Dorong Produk Hukum Ramah Investor
Kepala Desa Jadi Koordinator Utama
Dalam kondisi demikian, peran kepala desa sebagai koordinator Posbankum menjadi sangat vital. Mereka dapat menghadirkan narasumber, termasuk akademisi dan praktisi hukum, untuk memberikan edukasi kepada warga dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
“Saya sering katakan, masalah kecil bisa jadi bencana besar kalau tidak ditangani. Misalnya, anak minta uang rokok atau asal bicara di media sosial, itu bisa berujung pada pelanggaran hukum,” ujarnya mengingatkan.
Harapan Menekan Sengketa Desa
Herman Deru berharap kehadiran Posbankum benar-benar mampu menekan tingkat persengketaan di desa. Dengan demikian, kehidupan masyarakat akan lebih harmonis, kondusif, dan pembangunan desa bisa berjalan lebih cepat.
“Kalau tingkat sengketa rendah, otomatis desa lebih maju. Saya ingin Posbankum hadir sebagai jawaban nyata atas kebutuhan hukum masyarakat,” pungkasnya.
BACA JUGA:Ditreskrimsus Sita1 Unit Excavator di Lokasi Tambang Ilegal
BACA JUGA:Dukung Pengelolaan 71 Titik Sumur Minyak Tua
Kunjungan ini disambut hangat warga Desa Siju dan perangkat desa. Kehadiran gubernur membawa semangat baru dalam mewujudkan desa yang sadar hukum serta bebas dari persoalan sengketa berkepanjangan.