Pelajar Prabumulih Libur Ramadhan dari 27 Februari hingga 6 Maret 2025.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Prabumulih, Pedro Santoso SPd MSi. -Foto : Prabu Agustian-
KORANPALPOS.COM - Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, pelajar di Kota Nanas akan mendapatkan libur satu pekan.
Hal ini ditegaskan melalui Surat Edaran Bersama (SEB) yang diterbitkan oleh tiga kementerian yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Agama.
Libur tersebut dimulai pada Kamis, 27 Februari 2025, hingga 6 Maret 2025.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Prabumulih, M Ridwan, melalui Sekretaris Disdikbud, Pedro Santoso SPd MSi, menjelaskan bahwa surat edaran tentang libur Ramadhan telah disebarkan kepada Kepala Satuan Pendidikan.
BACA JUGA:Memastikan Stabilitas Harga dan Stok Pangan : Ini yang Dilakukan Pemkab Muba !
BACA JUGA:Polres OKU Berantas Kampung Narkoba di Kota Baturaja
“Libur mulai Kamis, 27 Februari 2025, sampai dengan 6 Maret 2025,” ujar Pedro.
Pedro melanjutkan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya Ramadhan sebagai bulan yang sarat dengan ibadah.
“Ramadhan adalah waktu untuk puasa, tadarus Alquran, salat tarawih, dan kegiatan sosial keagamaan lainnya. Oleh karena itu, pembelajaran tetap dijalankan untuk menjaga kualitas belajar serta mendukung pencapaian pendidikan,” imbuhnya.
Selama bulan Ramadhan, Dinas Pendidikan akan memberikan panduan tentang aturan pembelajaran yang akan menjadi acuan bagi pemerintah daerah, kantor Kementerian Agama, sekolah, madrasah, dan orang tua.
BACA JUGA:Didampingi Kejaksaan dan Inspektorat, BPKAD Lakukan Cek Fisik Ratusan Kendaraan Milik Pemkab OKI
BACA JUGA:Jelang Ramadhan, Kodim 0402/OKI Laksanakan Jumat Berkah
“Penyampaian regulasi ini mencakup jadwal pembelajaran serta penyesuaian kegiatan selama Ramadhan, yang harus dikontrol oleh pihak Dinas Pendidikan untuk berkoordinasi dengan satuan pendidikan,” jelas Pedro.
Beberapa poin penting dalam Surat Edaran Bersama tersebut mencakup jadwal Pembelajaran Mandiri.