Jembatan Enim II Terancam Ambruk, BBPJN Sumsel Evaluasi Angkutan Tonase Besar

Dua besi gelagar Jembatan Enim II patah akibat beban kendaraan angkutan batubara over load melintas.-Foto : Ozi-
MUARA ENIM - Untuk mengantisipasi dan mencegah kerusakan yang lebih besar, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan berkerjasama dengan PUPR, Dinas Perhubungan dan Kepolisian akan evaluasi membatasi kendaraan terutama yang bertonase besar terutama angkutan batubara untuk melintas diatas jembatan Enim II.
Pasalnya, ditemukan bagian rangka jembatan sudah patah dan dikhawatirkan akan ambruk.
Untuk mengantipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan, Satlantas Polres Muara Enim dan Dinas Perhubungan Muara Enim, menggelar rapat di Kantor Dinas PUPR Muara Enim, Rabu 26 Februari 2025.
Dalam rapat itu di pimpin langsung Plt Kepala Dinas PUPR Muara Enim Suherman didampingi Kabid Jalan dan Jembatan Ari Jonatan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan PPK 21 Yanu Ikhtiar Budiman, Perwakilan Satlantas Ipda Dedi.
BACA JUGA:Wujudkan Swasembada Pangan : Polres Muba Lakukan Panen Raya Jagung Serentak
BACA JUGA:Rakor Perdana Tahun 2025 Bersama Kementerian Komdigi RI
PPK 21 Yanu Ikhtiar Budiman, mengatakan dengan kondisi Jembatan Enim II saat ini pihaknya hanya bisa menyarankan untuk bisa membatasi berat yang melintas terutama angkutan batubara.
"Untuk sementara antisipasinya evaluasi membatasi beban," jelas Yanu kepada awak media usai mengikuti rapat.
Dikatakannya, Jembatan Enim II tersebut dibangun pada tahun 1989.
Pada saat itu perkembangan beban tidak se-ekstrem seperti sekarang sahingga kapasitas jembatan tersebut apakah masih mampu menahan beban kendaraan berat yang melintas terutama angkutan batubara.
BACA JUGA:Ditagih Upah Lembur Oleh Mantan Sekuriti : PT MMU Ancam Laporkan ke Polisi
BACA JUGA:Warga Ngeluh Jalan Rusak Akibat Kendaraan Material Pembangunan Tol : Ini yang Dilakukan Pemkab Muba
Langkah kedepannya, kata dia, pihaknya meminta pendampingan balai pusat untuk kajian khusus teknis, apakah Jembatan Enim II masih mampu atau tidak.
"Kalau patah ada sesuatu yang tidak mampu ditahan. Namun untuk sementara melintas angkutan batubara," katanya.