Terduga Pelaku Penikaman Kades Ulak Segelung Ogan Ilir Menyerahkan Diri ke Polisi : Begini Pengakuannya !

Terduga pelaku penikaman Kades Ulak Segelung, Lukman (tengah) menyerahkan diri ke Polsek Indralaya, Sabtu malam, 22 Februari 2025-Foto : Dokumen Palpos-
KORANPALPOS.COM - Setelah menjadi buronan polisi, Lukman alias Luk (34), pelaku penusukan Kepala Desa (Kades) Ulak Segelung, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Indralaya.
Pelaku menyerahkan diri pada Sabtu malam, 22 Februari 2025, sekitar pukul 23.00 WIB.
Kapolsek Indralaya, AKP Junardi, membenarkan hal tersebut dan mengatakan bahwa setelah menerima tersangka, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Polres Ogan Ilir untuk proses hukum lebih lanjut.
BACA JUGA:Heboh Kades Ulak Segelung Ogan Ilir Ditusuk Orang tak Dikenal : Perkara Apa ?
BACA JUGA:Polisi Kantongi Identitas Penikam Kades Ulak Segelung : Diimbau Menyerahkan Diri!
"Setelah menerima tersangka dari pihak keluarga, kami segera berkoordinasi dengan Polres Ogan Ilir. Atas petunjuk Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, pelaku kemudian diamankan di Mapolres Ogan Ilir untuk penyelidikan lebih lanjut dan proses hukum yang berlaku," ujar AKP Junardi, Minggu, 23 Februari 2025.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi mengungkap bahwa motif penusukan terhadap Kades Ulak Segelung, Muhamad, diduga kuat dipicu oleh dendam pribadi antara korban dan pelaku.
"Motifnya adalah dendam pribadi. Pelaku dan korban sebelumnya memang memiliki permasalahan yang akhirnya memicu insiden ini," jelas AKP Junardi.
BACA JUGA:Polisi Kantongi Identitas Penikam Kades Ulak Segelung : Diimbau Menyerahkan Diri!
BACA JUGA:Dendam Pribadi Jadi Motif Penusukan Kades Ulak Segelung Ogan Ilir oleh Warganya
Selain itu, pihak kepolisian juga mengungkap bahwa Lukman alias Luk ternyata seorang residivis.
Meskipun Kapolsek tidak menyebutkan secara rinci kasus kriminal sebelumnya, namun catatan kriminalitasnya memperkuat dugaan bahwa pelaku sudah terbiasa melakukan tindak kekerasan.
Insiden penusukan terjadi pada Sabtu, 22 Februari 2025, sekitar pukul 13.30 WIB, ketika Kades Ulak Segelung, Muhamad, sedang mengadakan pesta ulang tahun untuk anaknya.