Tepis Isu PDIP Abu-Abu

Kamis 02 Jul 2026 - 20:55 WIB
Reporter : Popa Delta
Editor : Diansyah

Jazilul menilai bahwa apabila sebuah partai memutuskan berada di luar pemerintahan, maka langkah tersebut merupakan hak politik yang harus dihormati. Namun, menurut dia, posisi tersebut perlu disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan berbagai tafsir di tengah masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa partai-partai yang saat ini tergabung dalam koalisi pemerintah tengah berupaya mengawal berbagai program strategis Presiden Prabowo Subianto agar dapat berjalan sesuai target. Oleh karena itu, soliditas antarkekuatan politik dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan agenda pembangunan nasional.

Menurut Jazilul, keberadaan partai penyeimbang dalam sistem demokrasi tetap dibutuhkan. Namun, fungsi tersebut akan lebih efektif apabila disertai sikap politik yang jelas sehingga publik memahami peran yang dijalankan.

BACA JUGA:Dari Jembatan Gantung hingga LPJU, Beragam Aspirasi Mengemuka dalam Reses Anggota Fraksi Hanura OKI

BACA JUGA:MBG Perkuat Penyerapan Hasil Pangan Lokal

Sementara itu, jawaban singkat Puan Maharani dipandang sebagai penegasan bahwa PDIP tetap memiliki garis politik yang konsisten.

Meski belum memerinci posisi partainya dalam konfigurasi politik nasional saat ini, Puan memastikan bahwa PDIP tidak berada dalam situasi yang disebut sebagai posisi "abu-abu", sebagaimana anggapan yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir.(ant)

Kategori :

Terkait

Kamis 02 Jul 2026 - 20:55 WIB

Tepis Isu PDIP Abu-Abu

Selasa 30 Jun 2026 - 19:41 WIB

MBG Perkuat Penyerapan Hasil Pangan Lokal

Selasa 30 Jun 2026 - 19:17 WIB

Komisioner KI Pusat Resmi Disetujui DPR

Rabu 20 May 2026 - 20:23 WIB

APBN 2027 Fokus Kesejahteraan Rakyat