Terkait posisi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP PAN menyatakan bahwa partainya menghormati sepenuhnya kewenangan Presiden.
Jika reshuffle benar-benar dilakukan, PAN berharap sosok pengganti yang dipilih memiliki kapasitas dan kinerja yang lebih baik untuk membantu Presiden menghadapi tantangan ke depan.
Ia menilai pemerintahan Prabowo-Gibran masih menghadapi banyak pekerjaan rumah besar, tidak hanya agenda rutin pemerintahan, tetapi juga tantangan strategis seperti pelaksanaan dan pembumian visi Astacita Prabowo-Gibran.
BACA JUGA:Diaspora Harap Prabowo Buka Investasi RI
BACA JUGA:Presiden Prabowo Sambut Raja Charles III di Lancaster House, Bahas Konservasi Lingkungan
Selain itu, terdapat pula persoalan kebencanaan, khususnya di wilayah Sumatera, yang membutuhkan perhatian dan penanganan serius dari pemerintah.
Dalam konteks global, Saleh meyakini Presiden Prabowo memiliki ambisi besar agar Indonesia tampil lebih menonjol di kancah internasional.
Menurutnya, berbagai kerja sama strategis dengan negara lain perlu segera direalisasikan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
BACA JUGA:Penerapan E-Voting Harus Masuk Landskap Politik Nasional
BACA JUGA:BGN Tingkatkan Kualitas SPPG MBG 2026
“Pada akhirnya, apa pun keputusan Presiden, kita berharap itu membawa dampak positif bagi bangsa dan negara. Kita tunggu saja, semoga semua yang diputuskan menjadi kebaikan bagi Indonesia,” pungkasnya. (ant)