Pemerintah Bangun 10 Kampus Baru
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sambutannya dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).-Foto: Antara-
*Prioritaskan Administrasi dan STEM
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia unggul melalui pendirian 10 perguruan tinggi baru yang dibiayai pemerintah.
Dari jumlah tersebut, satu kampus akan secara khusus memusatkan perhatian pada bidang administrasi pemerintahan guna mencetak calon birokrat profesional dan berintegritas.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat berbicara dalam forum Indonesia Economy Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (14/2).
BACA JUGA:Presiden Apresiasi Kinerja Polri di MBG
BACA JUGA:MenPANRB Pastikan ASN IKN Nyaman
Dalam paparannya, Presiden menilai pembaruan birokrasi tidak cukup hanya melalui regulasi, melainkan juga lewat penyiapan kader-kader baru yang memiliki visi kepemimpinan dan kemampuan manajerial yang kuat.
“Kita siapkan institusi pendidikan untuk melahirkan generasi penerus yang mampu mengelola pemerintahan dengan baik. Jika ada birokrat yang tidak mau menyesuaikan diri dengan arah pembangunan, tentu akan ada regenerasi,” ujar Prabowo.
Menurutnya, kampus khusus administrasi negara itu akan menjadi pusat pembinaan calon pemimpin lembaga pemerintahan di masa depan.
BACA JUGA:DPR Dorong Penguatan Kampung Nelayan dan Koperasi untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan
BACA JUGA:Prabowo Hadiri KTT Dewan Perdamaian AS
Mahasiswa terbaik dari seluruh Indonesia akan diseleksi secara ketat untuk kemudian ditempa melalui kurikulum yang dirancang modern dan berstandar internasional.
Prabowo menekankan bahwa dalam tata kelola pemerintahan, tidak ada posisi yang tidak bisa digantikan. Evaluasi berbasis kinerja akan menjadi dasar penentuan keberlanjutan jabatan.
Karena itu, ia memberi kewenangan kepada pimpinan sejumlah lembaga strategis untuk melakukan penyegaran organisasi bila target tidak tercapai.