Mesir Pulang dengan Kontroversi VAR

Para pendukung timnas Mesir harus menerima kenyataan setelah langkah Mohamed Salah dan rekan-rekan terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2026.-Foto: ig@ egyptnt-

BACA JUGA:Spanyol Akhiri Perjalanan Ronaldo di Piala Dunia 2026

Tak lama kemudian, Julian Alvarez juga dinilai menjatuhkan Mohamed Salah di area terlarang. Namun, wasit memilih membiarkan permainan berlanjut hingga akhirnya Lautaro Martinez mengirim umpan yang diselesaikan Enzo Fernandez menjadi gol kemenangan.

"Kami seharusnya mendapat penalti sebelum gol ketiga mereka. Saat kami mencetak gol, wasit langsung meniup peluit, tetapi situasi serupa untuk Argentina justru dibiarkan," ujar suporter Mesir lainnya, Eiad.

Mahmoud, rekan Eiad, bahkan menilai Mesir tampil lebih baik sepanjang pertandingan dan layak keluar sebagai pemenang. Meski kecewa, ia tetap bangga dengan perjuangan tim nasional Mesir yang berhasil mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya.

BACA JUGA:Belgia Tantang Spanyol di Perempat Final Usai Lumat Amerika Serikat 4-1

BACA JUGA:Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Tersingkir! Belgia Menang Telak 4-1

Usai pertandingan, kekecewaan sempat diluapkan sejumlah suporter Mesir kepada pendukung Argentina di luar stadion dengan gestur menghamburkan uang sebagai bentuk sindiran terhadap keputusan wasit. Beruntung, suporter Argentina tidak terpancing sehingga situasi tetap kondusif.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Mesir menorehkan pencapaian bersejarah di Piala Dunia 2026. Setelah selalu tersingkir di fase grup pada edisi 1934, 1990, dan 2018, mereka akhirnya mampu menembus babak gugur, bahkan meraih kemenangan perdana di fase tersebut setelah menyingkirkan Australia pada babak 32 besar.

Sementara itu, Argentina memastikan tiket ke perempat final dan akan menghadapi Swiss dalam upaya melanjutkan langkah mereka mempertahankan status sebagai juara dunia. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan