Sumsel Stabilkan Harga Cabai Merah

Ruzuan Efendi, Kepala DKPP Sumsel. foto: antara--

KORANPALPOS.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) terus menjaga ketersediaan pasokan cabai merah sebagai upaya menstabilkan harga di pasar sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel Ruzuan Efendi, mengatakan produksi cabai merah di daerah itu masih bersifat musiman sehingga pada waktu tertentu pasokan perlu didukung dari luar daerah untuk menjaga keseimbangan kebutuhan pasar.

“Pada saat setelah tanam kedua terdapat periode kekosongan produksi. Kekosongan itu dipenuhi dari luar daerah sehingga harga tetap stabil. Sebaliknya, ketika produksi melimpah, cabai dari Sumsel juga dipasarkan ke luar daerah,” katanya.

Ia menjelaskan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan cabai merah tetap terjaga dan mengurangi potensi gejolak harga saat produksi lokal belum memasuki masa panen.

BACA JUGA:Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi untuk Sumsel

BACA JUGA:HUT Palembang, LRT Sumsel Hadirkan Tarif Rp43 ke Stasiun Ampera

Produksi cabai merah di Sumatera Selatan selama ini ditopang sejumlah daerah sentra, antara lain Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Pagar Alam, dan Kabupaten Muara Enim.

DKPP Sumsel mencatat rata-rata produksi cabai merah mencapai sekitar 24.500 ton per tahun. Jumlah tersebut mampu memenuhi sekitar 40 hingga 50 persen kebutuhan pasar di Sumsel, sedangkan sisanya masih dipasok dari luar daerah.

Untuk memperkuat pasokan dalam jangka panjang, Pemerintah Provinsi Sumsel terus mendorong pelaksanaan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) dengan mengajak masyarakat menanam cabai secara mandiri di pekarangan rumah.

BACA JUGA:Investor China Jajaki Investasi PLTA di OKU Selatan, Herman Deru Dorong Energi Terbarukan

BACA JUGA:Herman Deru dan PT Bukit Asam Perkuat Kemitraan

Melalui program tersebut, pemerintah berharap ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dapat berkurang sekaligus meningkatkan ketahanan pangan masyarakat dan menjaga stabilitas harga komoditas strategis di daerah. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan